Toyota Rebut Juara Le Mans 24 Jam 2026 Setelah Kalahkan BMW
Kemenangan besar berhasil diraih kembali oleh pabrikan otomotif asal Jepang dalam ajang balap ketahanan legendaris di Prancis. Dilansir dari Detik Oto, Toyota akhirnya sukses merebut kembali status juara dalam ajang balap ketahanan Le Mans 24 Jam (24 Hours of Le Mans) 2026 setelah melewati persaingan sengit.
Keberhasilan ini sekaligus memutus dominasi Ferrari yang telah menguasai podium tertinggi di La Sarthe selama tiga tahun berturut-turut pada 2023, 2024, dan 2025. Tim pabrikan Jepang tersebut tercatat terakhir kali mencicipi gelar juara pada tahun 2022 lalu.
Strategi matang yang diterapkan oleh tim Toyota pada balapan tahun ini terbukti membuahkan hasil manis. Mobil Toyota #7 yang dikemudikan oleh trio pembalap Mike Conway, Kamui Kobayashi, dan Nyck de Vries sukses menyentuh garis finis di urutan pertama.
Kemenangan tersebut diraih dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni hanya 10,913 detik di depan mobil BMW #20. Jarak finis yang sangat rapat ini tercatat sebagai salah satu momen finis terdekat sepanjang sejarah penyelenggaraan FIA World Endurance Championship.
Keunggulan mobil Toyota #7 tidak lepas dari kombinasi performa memukau dari para pembalapnya. Kecepatan impresif dari Kobayashi dipadukan dengan aksi menyalip yang tajam dari de Vries, termasuk manuver berani saat melewati Cadillac #12 di Tikungan Mulsanne.
Persaingan Ketat di Kelas Hypercar
Kobayashi menjadi pembalap yang melintasi garis finis pertama kali sekaligus mengunci kemenangan ke-51 untuk Toyota dalam ajang FIA WEC. Sementara itu, kru mobil BMW #20 yang diperkuat oleh Frijns, René Rast, dan Sheldon van der Linde harus puas menempati posisi runner-up karena tidak mampu menandingi kecepatan rivalnya.
Posisi podium ketiga dilengkapi oleh kru mobil Toyota #8. Mereka berhasil finis di depan mobil Cadillac V-Series.R nomor #12 yang diawaki oleh trio pembalap Norman Nato, Will Stevens, dan Louis Delétraz.
Tim Cadillac tersebut harus mengubur harapan meraih kemenangan perdana bagi merek milik General Motors tersebut. Kegagalan ini disebabkan oleh hukuman penalti drive-through akibat pelanggaran aturan 'zona lambat' pada Minggu pagi, ditambah dua kali pit-stop darurat yang merugikan waktu mereka.
Ajang Le Mans 24 Jam tidak hanya menyajikan persaingan sengit di kelas Hypercar dan LMP2. Kategori LMGT3 juga menghadirkan tensi tinggi, di mana pembalap kebanggaan Indonesia, Sean Gelael, ikut ambil bagian dengan mengendarai mobil BMW M4 GT3 EVO.
Sean Gelael bahu-membahu bersama rekan setimnya, Augusto Farfus dari Brasil dan Darren Leung dari Inggris, di bawah bendera kru mobil nomor #32. Sejak sesi latihan resmi FP1 hingga FP3, performa mereka terhitung sangat konsisten dan selalu bersaing di papan atas catatan waktu.
Hasil positif pada sesi latihan membawa mobil BMW M4 GT3 EVO nomor #32 tersebut memulai balapan dari posisi start kelima. Namun, situasi balapan selama 24 jam penuh memunculkan tantangan berat bagi tim mereka.
Mobil yang dikendarai oleh Sean Gelael, Farfus, dan Darren Leung pada akhirnya mengalami kesulitan untuk mengimbangi kecepatan jet-jet darat di barisan depan. Kendaraan nomor #32 tersebut harus puas menyelesaikan balapan dengan finis di urutan ketujuh.
Nasib kurang beruntung dialami oleh rekan satu tim mereka yang mengendarai mobil BMW M4 GT3 EVO nomor #69. Trio pembalap Dan Harper, Parker Thompson, dan Anthony McIntosh asal Amerika Serikat terpaksa menyudahi balapan lebih awal dan mundur akibat kendala teknis pada sistem transmisi mobil.