Via Vallen Bagikan Cerita Perjuangan Tandem Nursing Dua Anak

Share

Pengalaman mengASIhi anak ternyata memiliki tantangan tersendiri bagi para ibu menyusui. Kondisi kewalahan sering kali muncul ketika seorang ibu harus memberikan ASI kepada lebih dari satu anak secara bersamaan dalam setiap sesi.

Hal tersebut juga dirasakan oleh penyanyi dangdut Via Vallen yang kini menjalani peran sebagai pejuang tandem nursing. Istri dari Chevra Yolandi ini memiliki dua anak yang jarak kelahirannya cukup dekat dan keduanya masih aktif menyusu.

Seperti dilansir dari HaiBunda, anak sulung Via Vallen yang bernama Muhammad Raidan Agham Radia Al Arifin lahir pada tahun 2024. Sementara itu, anak keduanya yang berjenis kelamin perempuan baru saja lahir pada Maret 2026.

Melalui Instagram Story miliknya, Via Vallen mengungkapkan dinamika emosional yang ia hadapi setiap hari. Ia mengaku sering merasa sedih ketika anak sulungnya, Agham, terbangun dan meminta menyusu di saat adiknya, Shazza, juga sedang diberi ASI.

"Tiap hari dibuat melow banget gara gara drama mengASIhi 2 bayi. Jadi tiap Agham tiba-tiba kebangun minta nen, tapi akunya lagi mengASIhi shazza tuh heartbreaking banget. Karena aku harus bilang ke Agham gini "tunggu ya". Dan Agham nungguin di samping adeknya, sambil liat adeknya dikasih sesuatu yang dia lagi pengen banget. Kek ya Allah, isi hati anak sulungku gimana ya."

Meskipun harus tetap membagi waktu dengan jadwal pekerjaannya, pelantun lagu Sayang ini tetap berkomitmen penuh menjalankan proses tandem nursing tersebut.

Melalui unggahan di Reels Instagram @viavallen, ia juga sempat mengutarakan keresahannya mengenai perasaan bersalah yang kerap menghantui para ibu baru, terutama saat mereka ingin beristirahat.

"Ku kira perasaan ini aneh, ternyata setelah ada journal yang membahas perihal ini, ada banyak ibu yang juga merasa bersalah kalo mau tidur"

"Dan ternyata itu perasaan salah yang jadi diwajarkan oleh ibu"

"Karena sebenarnya untuk apa merasa bersalah hanya untuk tidur?"

"Bayangin aja, idealnya bayi newborn harus menyusui per 2 jam sekali"

"Jelas durasi tidur ibu yang sedang DBFjadi kacau karena hal ini"

"Belum lagi ibu yang melahirkan lewat SC butuh pemulihan yang lumayan panjang, sehingga disarankan untuk perbanyak istirat"

"Lalu apa kabar kalimat "istirahat" untuk ibu yang kalo mau tidur aja harus diselimuti perasaam merasa bersalah?"

"Semoga orang-orang di sekitar ibu-ibu yang baru melahirkan di luar sana bisa lebih peka, terutama suaminya"

"Tapi untuk perjalanan ini, aku punya hal lain yang rasanya sulit dijelaskan dengan kata, hanya bisa dirasakan"

Via Vallen juga menjelaskan bahwa anak keduanya saat ini sedang memasuki fase growth spurt. Fase ini membuat kebutuhan menyusu sang bayi meningkat drastis hingga kembali meminta ASI meski belum ada 10 menit selesai menyusu.

Di sisi lain, anak sulungnya yang berusia 20 bulan juga sedang berada dalam fase memvalidasi diri demi memastikan kasih sayang ibunya tidak berubah. Agham bahkan menolak meminum ASIP menggunakan botol, sehingga Via Vallen sering kali harus menyusui kedua anaknya secara bersamaan.

"Shazza sekarang sedang masuk ke fase growth spurt di mana kebutuhan menyusunya meningkat drastis Dia baru nyusu belum ada 10 menit aja bisa minta lagi"

"Terus soal Agham, waktu masih hamil Shazza, nyusunya lumayan jarang (karena emang pas TM 3 berusaha agak dikurangi) Jadi Agham nyusunya pas mau tidur aja."

"Bahkan pas adeknya nyusu, dia juga minta dan kalo gak dikasih Nangisnya bakalan kenceng bangett."

"Aku anggep Agham sedang di fase memvalidasi dirinya bhwa aminya masih sama seperti sebelum ada adeknya"

"Jadi nggak jarang aku nyusui keduanya dalam waktu yang bersamaan, dan mamaku pasti ngakak pas liat aku lagi nyusuin Agham dan Shazza di waktu yang bersamaan."

"Karena aku ngerasa dia masih punya hak untuk mendapatkan ASI sampe usianya 2 tahun."

"Bahkan sampe Agham udah 20 bulan, dia nggak mau minum ASIP pake botol, makanya aku gak boleh jauh-jauh dari dia."

"Aku merasa sangat dibutuhkan oleh kedua anakku, itu perasaan mahal yang nggak bisa dibeli dengan apapun"

Menurut informasi dari laman Healthline, tidak ada satu metode baku yang mengikat dalam mempraktikkan tandem nursing. Setiap bayi dan balita memiliki karakteristik serta kebutuhan menyusu yang berbeda-beda.

Para ibu disarankan untuk mencari ritme yang paling sesuai bagi diri mereka dan anak-anak. Menetapkan batasan diri juga menjadi poin penting agar ibu menyusui tidak mengalami kelelahan yang berlebihan.

Hal Penting yang Perlu Diingat Ibu Menyusui

Terdapat beberapa panduan praktis yang bisa diperhatikan oleh para ibu saat menjalani proses menyusui dua anak sekaligus.

  • Tubuh manusia secara alami dapat memproduksi ASI yang cukup untuk kedua anak. Jika khawatir bayi yang baru lahir kekurangan asupan, berikan kesempatan kepada bayi untuk menyusu terlebih dahulu sebelum dilanjutkan oleh sang kakak.
  • Produksi dan pasokan ASI di dalam tubuh ibu akan beradaptasi secara bertahap seiring berjalannya waktu untuk menyesuaikan kebutuhan kedua anak.
  • Ibu bisa menerapkan sistem pembagian sisi payudara secara bergantian pada setiap sesi menyusui, atau menggabungkan beberapa metode lain yang dirasa nyaman.
  • Pilihlah posisi menyusui yang memberikan kenyamanan maksimal. Salah satu posisi yang disarankan adalah berbaring telentang di tempat tidur, di mana posisi bayi baru lahir dan balita berada di atas tubuh ibu.
Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author