IHSG Berpotensi Menguat Berkat Perbaikan Sentimen Global
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan pekan ini seiring membaiknya sentimen pasar global, dilansir dari Bloomberg Technoz pada Senin (15/6/2026).
Kondisi eksternal didorong oleh penguatan indeks Wall Street serta lonjakan saham SpaceX pada hari pertama pencatatan sahamnya, di samping harapan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Tim analis Phintraco Sekuritas memproyeksikan pergerakan indeks saham domestik ini berpotensi menguji level rata-rata pergerakan 20 hari atau moving average (MA20).
"Secara teknikal, diperkirakan IHSG berpeluang menguji level MA20, sehingga berpotensi bergerak pada support 5.900-6.000 dan resistance 6.150-6.200 pada pekan ini," seperti dikutip dari riset Phintraco Sekuritas, Senin (15/6/2026).
Pihak Phintraco Sekuritas juga mencatat koreksi harga minyak dunia di bawah US$90 per barel akibat meredanya konflik Timur Tengah turut memberi dampak baik bagi perekonomian dalam negeri.
"Koreksi harga minyak dunia akan menjadi faktor positif bagi domestik karena diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap defisit APBN," lanjut riset tersebut.
Faktor lain yang dicermati pasar adalah efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebesar 50 persen, hasil rebalancing indeks FTSE, serta rencana kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin.
Sementara itu, pergerakan indeks diprediksi masih menghadapi risiko koreksi dalam jangka pendek meskipun ruang untuk penguatan tetap terbuka.
"Kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.106-6.140 sekaligus MA20-nya. Namun demikian, tetap cermati adanya koreksi IHSG ke area 5.962-6.021," ujar Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas.