Amerika Serikat dan Iran Sepakat Akhiri Perang secara Permanen
Kesepakatan untuk mengakhiri perang telah dicapai oleh Amerika Serikat (AS) dan Iran. Seperti dikutip dari Detikcom, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyatakan bahwa komitmen dari negaranya terkait kesepakatan tersebut akan mulai berlaku setelah dokumen resmi ditandatangani oleh kedua belah pihak.
"Teks nota kesepahaman telah diselesaikan, dan penandatanganan resmi Nota Kesepahaman Islamabad akan berlangsung di Swiss pada hari Jumat," kata Kazem Gharibabadi kepada media pemerintah dilansir AFP dan CNN, Senin (15/6/2026).
"Komitmen kami akan berlaku mulai hari Jumat," tegas Gharibabadi.
Menurut penjelasan Gharibabadi, terdapat dua poin utama yang langsung berjalan setelah Iran dan AS bersepakat untuk berdamai. Hal pertama yang diatur adalah penghentian pertempuran di seluruh wilayah Iran, termasuk konflik yang berlangsung di Lebanon.
Poin kedua dari kesepakatan damai ini adalah pengakhiran tindakan blokade yang sebelumnya diterapkan oleh kekuatan militer AS di kawasan Selat Hormuz.
"Dua hal akan berlaku segera mulai pagi ini," katanya.
"Pertama, pengakhiran permanen dan segera perang di semua front, termasuk Lebanon. Kedua, pencabutan dan penghentian blokade angkatan laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran," tambah Gharibabadi.
Gharibabadi menilai nota kesepahaman antara AS dan Iran ini tidak hanya sekadar buah dari langkah diplomasi. Ia menggambarkan hasil ini sebagai sebuah pencapaian militer sekaligus bentuk kemenangan bagi pihak Iran.
"Musuh yang menyerang untuk melaksanakan tujuan jahatnya telah dikalahkan dalam semua tujuannya dan Republik Islam Iran memenangkan kemenangan besar dalam perang," ujar Gharibabadi.
Pada kesempatan terpisah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mengumumkan bahwa kesepakatan damai dengan Iran memang telah tercapai. Dampaknya, blokade militer yang dilakukan AS di Selat Hormuz kini sudah dinyatakan berakhir.
"With this I am fully authorizing the opening of the Strait of Hormuz at no toll cost, and, simultaneously, authorizing the immediate lifting of the United States Naval blockade," tulis Trump dilansir CNN.
"Ships of the world, start your engines. Let the oil flow!" sambung Trump.
Pernyataan resmi dari Trump ini muncul tidak lama setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mempublikasikan kabar perdamaian antara Iran dan AS. Trump membenarkan pengumuman tersebut melalui akun Truth Social miliknya dan memastikan seluruh berkas perjanjian damai sudah disetujui.
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!" kata Trump.