Pengacara Perceraian Sarankan Menikah karena Uang Bukan Cinta
Pandangan mengenai fondasi utama dalam sebuah pernikahan kini tengah memicu perdebatan. Dilansir dari Wolipop, seorang pengacara perceraian asal Amerika Serikat bernama Lena Nguyen membagikan pandangan yang dinilai kontroversial terkait hubungan rumah tangga.
"Anda perlu menikah karena uang. Jangan menikah karena cinta," ungkapnya di Instagram.
Pernyataan tersebut sengaja dilemparkan bukan tanpa alasan kuat. Berdasarkan pengalaman profesionalnya dalam menangani berbagai kasus perceraian, Nguyen mengamati bahwa permasalahan keuangan sering kali menjadi pemicu utama keretakan rumah tangga.
Hubungan pernikahan menurut Nguyen tidak boleh hanya dipandang sebagai ikatan emosional semata. Ikatan ini juga merupakan sebuah bentuk kemitraan finansial yang berjalan dalam jangka panjang.
Dalam praktik hukumnya, Nguyen kerap menemui pasangan yang sebenarnya masih saling mencintai. Namun, mereka tetap menghadapi kesulitan besar dalam memberikan fasilitas dan kesempatan terbaik untuk pertumbuhan anak-anak akibat keterbatasan ekonomi.
Sebuah ilustrasi diberikan ketika seorang anak mulai membandingkan dirinya dengan lingkungan sekitar. Anak-anak dinilai sangat peka saat mempertanyakan alasan mengapa mereka tidak bisa mengikuti berbagai kursus atau kegiatan pengembangan diri seperti teman-temannya.
"Anak-anak memperhatikan perbedaan antara potensi dan kesempatan," kata Nguyen.
Potensi akademik, seni, maupun olahraga yang dimiliki anak sering kali tidak dapat berkembang optimal. Hal ini terjadi karena tidak semua keluarga mempunyai sumber daya keuangan yang cukup untuk memfasilitasi bakat tersebut.
Faktor nyata ini membuat Nguyen berkesimpulan bahwa membesarkan anak tidak akan pernah cukup jika hanya modal kasih sayang. Kebutuhan riil seperti biaya hidup harian hingga biaya pendidikan tinggi tetap membutuhkan kesiapan dana yang matif.
"Cinta itu luar biasa, tetapi membesarkan anak juga membutuhkan strategi dan biaya," ujarnya.
Meskipun argumennya terdengar pragmatis, Nguyen memberikan penegasan bahwa dirinya tidak bermaksud menyuruh seseorang untuk mencari pasangan kaya demi mengincar hartanya. Fokus utama dari pesannya adalah mengingatkan publik akan pentingnya melihat aspek stabilitas finansial ketika memilih pendamping hidup, terutama bagi yang berkomitmen membangun keluarga.