Kiesha Alvaro Siapkan Tabungan Empat Tahun demi Ibu dan Adik
Aktor Kiesha Alvaro menyiapkan tabungan khusus selama empat tahun untuk mencukupi kebutuhan ibu dan adiknya sebelum ia melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri. Rencana matang putra dari Pasha Ungu dan Okie Agustina ini dilakukan agar fokus belajarnya tidak terganggu oleh urusan pekerjaan di dunia hiburan, dilansir dari HaiBunda pada Minggu (14/6/2026).
Langkah kedewasaan yang diambil oleh Kiesha tersebut membuat sang ibu, Okie Agustina, merasa sangat terharu. Okie menyatakan rasa beruntungnya karena tahu betul bagaimana perjuangan hidup putranya sejak masa kecil.
"Terharu pasti gitu. Apalagi karena sudah tahu bagaimana kecilnya dulu, jadi yang paham betul perjalanan hidupnya dari kecil sampai sekarang ini. Aku sebagai ibu merasa sangat beruntung sekali," kata Okie.
Kesibukan syuting yang padat sempat membuat Kiesha harus mempertimbangkan matang-matang berbagai tawaran kuliah yang datang. Ia menegaskan tidak ingin menjalani perkuliahan hanya demi mengejar gelar, melainkan ingin fokus menyerap ilmu secara serius.
"Dia memang sebenarnya ada tawaran kuliah juga, cuma karena sekarang lagi sibuk syuting jadi dia bilang, 'Bun, aku ini kuliah bukan cuma mau gelar, tapi aku memang mau belajar, mau fokus,'. Intinya dia benar-benar ingin belajar dengan serius," ujar Okie.
Keinginan untuk menempuh studi di Mesir sebenarnya sudah direncanakan oleh Kiesha sejak dua tahun lalu. Ia berkomitmen penuh untuk melepaskan seluruh aktivitas di industri hiburan selama masa kuliahnya nanti.
"Sebenarnya rencana kuliah ke Mesir ini sudah dari dua tahun lalu, bahkan memang dari awal sudah punya keinginan ke Mesir," kata Okie.
Pilihan tempat belajar akhirnya jatuh pada kota Kairo setelah melalui berbagai pertimbangan dan diskusi keluarga. Kiesha secara spesifik ingin mendalami bidang ilmu fikih meskipun sang ayah sempat memberikan saran alternatif negara lain.
"Dia (Kiesha) bilang, 'Aku mau kuliah benar-benar fokus, aku enggak ambil kerjaan, aku enggak syuting, aku fokus kuliah saja," lanjut Okie.
Okie menambahkan bahwa keputusan putranya memilih Kairo didasari oleh kecocokan minat terhadap program studi yang akan diambil.
"Dia memang mau ambil ilmu fikih, mau belajar lebih dalam. Makanya dia sempat pilih-pilih, ayahnya juga sempat menyarankan, kalau enggak salah ke Kazakhstan, tapi dia tetap mencari yang terbaik, dan akhirnya memang lebih cocok di Kairo," jelas Okie.
Selain mempersiapkan masa depan pendidikannya, Kiesha juga dikenal sangat memperhatikan kondisi finansial keluarganya sehari-hari. Okie meluruskan bahwa dirinya sebenarnya masih bekerja, namun Kiesha selalu khawatir ibunya akan jatuh sakit karena kelelahan bekerja.
"Lebih ke uang sehari-hari mungkin gitu. Sebenarnya aku juga kerja, jadi bukan berarti aku tidak punya penghasilan," jelas Okie.
Kepedulian Kiesha yang tinggi muncul dari rasa tidak tega jika sang ibu harus menanggung seluruh beban operasional keluarga seorang diri.
"Cuma Kiesha itu dia takut kalau semua beban ke Bundanya. Nanti aku harus kerja, syuting, pulang pagi, dia takut aku sakit saja," ungkap Okie.
Sikap protektif dan bantuan finansial dari sang anak sempat membuat Okie merasa sungkan pada awalnya. Kendati demikian, ia kini melihat hal tersebut sebagai bentuk rezeki dan berkah yang diatur oleh Tuhan melalui karier Kiesha sejak kecil.
"Kalau dulu awalnya aku malah sempat malu, karena ya ampun ini anak-anak aku sampai mau bantu kerja. Tapi akhirnya aku berpikir lagi, mungkin ini memang rezeki dari Allah," ujar Okie.
Okie meyakini perjalanan hidup anak sulungnya ini sudah menjadi ketetapan yang terbaik.
"Aku melihatnya Allah itu menitipkan rezeki, mungkin tidak langsung ke aku, tapi lewat Kiesha. Aku anggap itu sebagai rezeki dari Allah, karena dia berkarier dari kecil sampai sekarang, ya Allah titipkan lewat Kiesha," pungkas Okie.