Haiti Hadapi Skotlandia pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026 di Boston

Share

Timnas Haiti dijadwalkan bertanding melawan Timnas Skotlandia dalam laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium yang diubah namanya menjadi Boston Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 08.00 WIB atau Sabtu malam waktu setempat.

Pertandingan pembuka ini menjadi momen bersejarah karena menjadi penampilan pertama Haiti di putaran final Piala Dunia setelah absen selama 52 tahun sejak 1974, sementara Skotlandia juga kembali ke turnamen ini untuk pertama kalinya sejak edisi 1998 di Prancis.

Anak asuh Sebastien Migne mencatatkan performa menjanjikan dalam laga uji coba lewat kemenangan 4-0 atas Selandia Baru sebelum kalah tipis 1-2 dari Peru, dengan lini depan yang bertumpu pada penyerang veteran Duckens Nazon yang telah mengemas 44 gol dari 78 penampilan internasional.

Di kubu berseberangan, pelatih Skotlandia Steve Clarke berhasil menjaga konsistensi The Tartan Army sepanjang kualifikasi dan mencetak delapan gol dalam dua laga pemanasan terakhir saat menumbangkan Curacao 4-1 dan melumat Bolivia 4-0.

Kondisi gelandang Scott McTominay dilaporkan telah pulih dari sakit perut untuk memperkuat skuad Clarke, meskipun tim harus kehilangan Billy Gilmour yang mengalami cedera lutut.

Animo tinggi penonton terlihat dari laporan MBTA yang menyatakan bahwa seluruh tiket dari 14 kereta ekspres menuju Foxborough, atau sekitar 20.000 kursi kereta komuter, telah habis terjual sejak Jumat malam menjelang pertandingan.

Kemeriahan juga terjadi di Boston lewat parade suporter Haiti di Back Bay yang diikuti oleh Walikota Michelle Wu, serta festival penggemar FIFA Fan Festival di City Hall Plaza yang telah dibuka sejak sore hari.

"Tonight is about more [than] celebrating Haitian pride," ujar Melissa Sapini, Miss Universe Haiti.

Ia menambahkan bahwa perayaan ini bertujuan untuk menghormati warisan budaya, menghubungkan generasi, mendukung bisnis lokal, serta menunjukkan kekuatan semangat komunitas mereka kepada dunia.

"They’re going to leave it all on the field at Boston Stadium this evening," kata Marie St. Fleur, mantan perwakilan wilayah bagian.

St. Fleur kemudian mengajak kelompok suporter dari kedua negara untuk mengibarkan bendera mereka masing-masing di lokasi acara sebelum merayakan kebudayaan lewat musik Kompa dan lagu-lagu hit Skotlandia.

"The menu is not as extensive as it is in the UK," kata Dazz Bartley, suporter Skotlandia.

Bartley bersama rekannya, Camy McPhee, memilih mengunjungi gerai Dunkin' karena menilai harga makanan dan minuman di tempat lain terlalu mahal setelah sempat membayar 45 dolar AS untuk tiga minuman dan satu soda.

"We’re going to be on the news!" kata Kayla Saint-Cyr, Keilanj Saint-Cyr, dan Ava Paul, secara bersamaan.

Ketiga anak asal Boston tersebut berlarian di dalam Boston Fan Fest sembari melambaikan kipas tangan bergambar bendera Haiti.

"I hope that all of the teams win and get a trophy and a medal," kata Kayla Saint-Cyr, anak berusia 7 tahun.

Suasana meriah juga dilaporkan terjadi di Dubliner Irish bar, pusat kota Boston, yang dipadati oleh campuran pendukung sepak bola termasuk suporter Brasil dan Skotlandia yang membaur saat waktu istirahat babak pertama.

"family," kata Hugo Santos.

Santos, yang berasal dari Rio de Janeiro dan mendapatkan beasiswa sepak bola di Fisher College, merasa sepak bola telah mengubah hidupnya dan menyatukan dirinya dengan sesama imigran asal Brasil.

"Brazil is nervous," kata Hugo Santos.

Pria tersebut menilai lambang negara Brasil terasa sangat berat, sementara rekannya Luis Martins memprediksi negaranya akan menang dengan skor 3-1 dalam laga melawan Maroko.

Secara statistik, Skotlandia menempati peringkat 43 FIFA dengan 9 kali total partisipasi di Piala Dunia, sedangkan Haiti berada di peringkat 83 FIFA dengan total 2 kali partisipasi sepanjang sejarah turnamen.

Di Indonesia, jalannya pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 ini disiarkan secara langsung melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport, serta layanan live streaming resmi di platform Fola Play dan MAXStream TV.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author