Polsek Pangkalan Kuras Siram Lahan Jagung Antisipasi Gagal Panen
Polsek Pangkalan Kuras mengerahkan mobil pemadam kebakaran untuk menyiram belasan hektare tanaman jagung yang terancam gagal panen akibat kemarau di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Jumat (12/6/2026).
Langkah antisipasi kekeringan di atas lahan seluas 12 hektare milik kelompok tani binaan polisi tersebut dilakukan menyusul tiadanya hujan selama dua pekan terakhir, seperti dilansir dari Detikcom.
Penyiraman intensif difokuskan pada tanaman jagung kuartal I yang telah bertongkol serta kuartal II yang baru berusia satu bulan agar terhindar dari stres air, dengan rencana pengulangan keesokan hari demi menjaga kelembaban tanah.
"Langkah cepat ini dilakukan agar pertumbuhan jagung tetap optimal di tengah minimnya curah hujan," kata Kompol Rinaldi, Kapolsek Pangkalan Kuras dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).
Kondisi cuaca panas ekstrem belakangan ini telah menyebabkan daun-daun tanaman jagung mulai menggulung akibat kekurangan pasokan air secara drastis.
"Karena saat ini belum hujan, Damkar dan Polsek hadir menurunkan air untuk jagung," imbuh Kompol Rinaldi, Kapolsek Pangkalan Kuras.
Apabila upaya penyelamatan ini berhasil dan tanaman tidak mati, komoditas jagung di wilayah tersebut diproyeksikan siap memasuki masa panen pada periode Juli hingga September 2026.
"Jagung ini merupakan bagian dari program swasembada pangan nasional, tidak boleh layu karena kemarau. Saya instruksikan Bhabinkamtibmas dan KUD koordinasi dengan Damkar agar penyiraman rutin jalan. Dengan semangat 'Melindungi Tuah Menjaga Marwah', kita kawal dari tanam sampai panen. Petani tenang, pangan aman, itu tujuan kita," papar Kompol Rinaldi, Kapolsek Pangkalan Kuras.
Aksi tanggap darurat yang melibatkan berbagai unsur ini sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan kepolisian terhadap program pemerintah dalam mewujudkan target swasembada pangan nasional.