Jepang Ekstradisi Operator Situs Webtoon Ilegal Newtoki ke Korea Selatan
Pemerintah Jepang mengambil langkah tegas dalam memberantas aksi pembajakan digital yang menyasar industri komik serta anime, termasuk platform webtoon. Upaya ini diwujudkan melalui tindakan ekstradisi terhadap seorang operator yang diduga mengelola Newtoki, salah satu situs penyedia webtoon ilegal terbesar di Korea Selatan.
Kebijakan penegakan hukum tersebut menjadi sebuah pencapaian penting dalam skala global untuk memerangi penggandaan konten digital secara ilegal. Dilansir dari Detikcom, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Jepang mengumumkan bahwa pelaku yang berumur 37 tahun tersebut telah dipulangkan ke negara asalnya pada Kamis pekan ini.
Proses pemulangan terdakwa dilakukan melalui Bandara Internasional Gimpo dengan memanfaatkan perjanjian ekstradisi yang berlaku antara Korea Selatan dan Jepang. Berdasarkan riwayatnya, individu tersebut merupakan mantan warga negara Korea yang kemudian berpindah kewarganegaraan menjadi warga negara Jepang pada tahun 2022.
Pihak berwenang di Jepang menduga bahwa pria tersebut bertindak sebagai operator yang bertanggung jawab atas penyebaran ribuan karya kreatif tanpa izin resmi. Aktivitas ilegal yang berjalan selama bertahun-tahun ini mencakup distribusi komik populer seperti Slam Dunk dan One Piece, yang digunakan untuk meraup keuntungan finansial dari tayangan iklan.
Tindakan hukum ini menarik perhatian besar di negeri Sakura karena menjadi momen perdana bagi otoritas Jepang untuk mengekstradisi warga negaranya sendiri ke Korea Selatan melalui kesepakatan bilateral. Sebagai dampak dari tekanan regulasi pemerintah yang kian ketat, platform Newtoki beserta situs afiliasinya seperti Manatoki dan Booktoki telah ditutup sejak April lalu.
Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, Hwi-young Chae, memberikan perhatian khusus terhadap persoalan eksistensi platform ilegal tersebut.
"Kami akan mengejarnya sampai ini berakhir," kata Hwi-young Chae.
Situs Newtoki sendiri sudah lama masuk dalam daftar platform distribusi webtoon ilegal berskala besar. Kondisi ini membuat para kreator di industri kreatif mendesak pemerintah Jepang untuk menjalin kolaborasi erat guna menangkap dan mengekstradisi pengelola jaringan pembajakan tersebut.