Giovanni Reyna Cetak Gol Indah Saat Amerika Serikat Tekuk Paraguay

Share

Gelandang tim nasional Amerika Serikat Giovanni Reyna mencetak gol penutup yang menjadi kandidat Penghargaan Puskas saat mengalahkan Paraguay dengan skor 4-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026, Sabtu, 13 Juni 2026.

Dilansir dari lavoz.com.ar, pemain berusia 23 tahun tersebut melepaskan tendangan kaki kiri akurat ke pojok atas gawang pada menit ke-83 setelah bergerak menusuk dari sisi kanan lapangan.

Kemenangan telak di hadapan publik sendiri ini mengukuhkan posisi tim asuhan Mauricio Pochettino sebagai salah satu kontestan tangguh dalam turnamen yang diselenggarakan bersama Meksiko dan Kanada tersebut.

Reyna, yang kini membela Borussia Monchengladbach setelah pindah dari Borussia Dortmund pada musim panas 2025, sempat diragukan tampil akibat rentetan cedera otot selama lima tahun terakhir.

Sebelum memilih memperkuat Amerika Serikat, pemain kelahiran Sunderland ini sempat dipantau oleh AFA karena memiliki darah Argentina dari sang kakek, Miguel Angel Reyna, mantan pemain Independiente.

Selain Argentina, regulasi sepak bola internasional juga sempat membuka peluang bagi Reyna untuk membela tim nasional Inggris tempat ia lahir, serta Portugal dari garis keturunan nenek paternalnya.

<"Está muy claro para mí. Solo jugaré para Estados Unidos, es mi casa", kata Giovanni Reyna seperti dilaporkan panenka.org pada Maret 2020 lalu.

Keputusan tersebut diambil saat ia mulai bersinar bersama Borussia Dortmund, klub tempat ia memecahkan rekor sebagai pemain Amerika Serikat termuda yang tampil di Bundesliga pada usia 17 tahun 66 hari.

Bakat besar yang ditunjukkan Reyna sejak usia muda di akademi New York City FC bahkan membuatnya mendapatkan penilaian tinggi dari para pemandu bakat dan mantan pelatih tim nasional junior.

<"Cuando era director técnico de las selecciones juveniles, vimos llegar a Gio con 15 años y observamos algunas cosas que nos hicieron pensar que teníamos ante nosotros al próximo Zidane", ujar Tab Ramos, legenda sepak bola Amerika Serikat.

Kemampuan teknis dalam ruang sempit dan visi melepaskan umpan kunci menjadi alasan utama Ramos menyamakan potensi sang gelandang dengan legenda sepak bola Prancis tersebut.

Menjelang turnamen akbar ini, Reyna menegaskan bahwa dirinya telah melewati banyak proses pendewasaan karakter serta pemulihan fisik yang signifikan sejak partisipasinya di Piala Dunia 2022 Qatar.

<"Tengo cuatro años más, y eso marca una gran diferencia. No son cuatro años cualquiera, sino de los 19 a los 23; creo que, en la vida de la mayoría de la gente, ahí es donde muchos maduran. He maduran de muchas formas y ahora solo quiero disfrutar este momento. Es difícil, cuando estás en el momento, dar un paso atrás y pensar en ello, pero, por supuesto, las cosas han cambiado", tutur Giovanni Reyna kepada GOAL di Atlanta.

Pemain yang sempat dipinjamkan ke Nottingham Forest pada Januari 2024 ini juga mengklarifikasi persepsi publik di media sosial mengenai temperamennya yang dinilai sering memicu masalah internal tim.

<"Siento que gran parte del ruido a mi alrededor tiende a dar a entender que soy un poco impulsivo y, tal vez, que tengo problemas de actitud. Si preguntas a mis compañeros, reconocerán que, en el campo, a veces soy impulsivo", ucap Reyna.

Meskipun mengakui adanya letupan emosi di lapangan, ia menegaskan bahwa karakteristik tersebut lebih tepat didefinisikan sebagai gairah besar dan ambisi tinggi untuk meraih kemenangan di sepak bola profesional.

<"En parte, eso es lo que necesitas para triunfar en este deporte. Debes tener esa motivación, ese hambre y ese fuego. Pero fuera del campo soy muy centrado y racional", tambah Reyna.

Gelandang yang bersahabat erat dengan rekan setimnya Joe Scally ini juga membantah anggapan bahwa dirinya merupakan sosok pemain yang sulit diatur oleh jajaran staf kepelatihan.

<"Sin duda soy menos problemático para el equipo de lo que la gente pensaba. Esa historia pesa, pero soy un jugador de equipo. Disfruto con estos chicos y seguro que doy menos problemas a los entrenadores de lo que se cree. La gente cree que solo tengo que aparecer cada día y todo el mundo se fija en mí, pero no, soy bastante normal. Solo quiero dar lo mejor de mí y ayudar a mi equipo", tegas Reyna kepada GOAL.

Setelah pertandingan melawan Paraguay, tim nasional Amerika Serikat dijadwalkan melanjutkan perjuangan mereka di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026, sementara tim raksasa lain seperti Argentina masih menunggu giliran debut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author