Tuntutan Hukum Nintendo terhadap Palworld Diperkirakan Hanya Hasilkan Ganti Rugi Kecil

Share

Persidangan perselisihan hukum antara Nintendo dan Pocketpair terkait game Palworld terus bergulir dengan munculnya informasi baru mengenai tuntutan di pengadilan.

Nilai kompensasi kerugian finansial yang diajukan dalam perkara ini diproyeksikan bernilai kecil akibat sejumlah faktor teknis dalam laporan hukum teranyar.

Dikutip dari Gamebrott melalui laporan Gamesfray, argumen tertulis beserta pembuktian dari Nintendo terhadap Pocketpair dijadwalkan masuk persidangan pada 1 Oktober 2026.

Putusan pengadilan untuk sengketa hak paten industri game ini kemungkinan besar baru akan dikeluarkan pada 9 November 2026 mendatang.

Nintendo bersama The Pokémon Company sebenarnya mengincar seluruh versi game Palworld saat melayangkan gugatan pertama kali ke meja hijau.

Namun, amandemen pada November 2025 mengubah ruang lingkup materi tuntutan hukum sehingga kini kasus dibatasi hanya untuk versi game paling lama.

Penyempitan cakupan objek gugatan ini secara otomatis memperkecil peluang kemenangan mutlak atas versi-versi baru dari game tersebut di masa depan.

Nintendo tetap menolak argumen Pocketpair mengenai ketidakabsahan klaim dan berkomitmen membuktikan terjadinya pelanggaran dalam persidangan.

Meski pelanggaran berhasil dibuktikan oleh raksasa game asal Jepang tersebut, nominal ganti rugi finansial yang diterima diprediksi tetap bernilai kecil.

Berdasarkan data laporan Gamesfray, total nilai kompensasi maksimal yang bisa didapatkan oleh Nintendo hanya menyentuh angka 5 juta Yen atau berkisar 554 juta Rupiah.

Di tengah bergulirnya proses hukum, Pocketpair sendiri telah memperkenalkan Palworld 1.0 dalam acara Summer Game Fest 2026 pada Sabtu, 6 Juni 2026 lalu.

Pengembang independen tersebut kini sedang bersiap untuk membawa Palworld keluar dari fase Early Access yang dijadwalkan terealisasi pada bulan Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author