BMKG Prakirakan Hujan Ringan Mengguyur Sejumlah Wilayah Jawa Barat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kawasan utara dan pesisir Jawa Barat bakal diguyur hujan berintensitas ringan pada Sabtu, 13 Juni 2026. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan tersebut meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, serta Kota Sukabumi.
Dilansir dari laman resmi BMKG melalui pdiperjuanganbali.id, mayoritas daerah lain di provinsi Jawa Barat akan didominasi oleh cuaca berawan sepanjang hari akhir pekan ini. Di wilayah Cirebon, suhu udara diproyeksikan berada pada rentang 25 hingga 30 derajat Celsius disertai tingkat kelembapan udara mencapai 60 sampai 83 persen.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menyiapkan payung atau jas hujan, serta para pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan karena jalanan basah dapat mengurangi daya cengkeram ban. Sebaliknya, wilayah Kota Bandung dan Kota Cimahi mencatat suhu udara terendah di Jawa Barat yang menyentuh angka 20 derajat Celsius, sedangkan Karawang dan Bekasi mencapai suhu tertinggi hingga 30 derajat Celsius.
Kondisi akhir pekan ini memperlihatkan perubahan cuaca dibandingkan beberapa hari sebelumnya saat wilayah Cirebon sempat didominasi cuaca berawan dengan suhu lebih hangat antara 23 hingga 32 derajat Celsius. Pihak BMKG menegaskan tidak ada indikasi hujan lebat maupun cuaca ekstrem di seluruh Jawa Barat untuk akhir pekan ini, namun warga tetap diminta memantau perkembangan informasi resmi.
Sementara itu, prakirawan BMKG dalam laporan terpisah via rri.co.id sempat menjelaskan fluktuasi cuaca harian di wilayah Ciayumajakuning secara umum.
"Pada pagi hari diperkirakan cerah hingga cerah berawan, pada siang hingga malam hari, diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Kemudian pada dini hari diperkirakan akan kembali berawan," katanya.
Berdasarkan catatan meteorologi tersebut, suhu udara secara keseluruhan di wilayah itu berkisar antara 21 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 60 sampai 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam, sedangkan tinggi gelombang di perairan utara Indramayu dan Cirebon berkisar 0,5 hingga 1,25 meter sehingga relatif aman untuk pelayaran kecil.
Masyarakat tetap diminta waspada terhadap dinamika cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu bisa berubah demi menjaga kesehatan tubuh.
"Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca seperti potensi angin kencang, suhu tinggi, atau panas terik pada siang hari," ujarnya.