ASC Bentuk Tim Padel Baru Demi Bidik Prestasi Internasional

Share

Popularitas olahraga padel di Indonesia menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Cabang olahraga yang mengombinasikan unsur tenis dan squash ini semakin diminati oleh komunitas maupun pemain profesional.

Melihat potensi besar tersebut, ASC mengambil langkah strategis dengan mendirikan ASC Padel Team. Seperti dilansir dari Bola, tim ini dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat nasional serta membidik prestasi di panggung internasional lewat turnamen resmi Federasi Internasional Padel (FIP).

Langkah serius ASC diwujudkan melalui pelaksanaan seleksi atlet dalam skala nasional. Selain menjaring pemain potensial dari berbagai daerah, manajemen juga tengah menyusun program pembinaan jangka panjang dengan standar internasional.

Ketua ASC Padel Team, Ali Harsya Rusmiputro, menerangkan bahwa skuad yang ada saat ini masih berada dalam tahap pengembangan. Kendati demikian, beberapa atlet yang sudah bergabung diproyeksikan memiliki kualitas mumpuni untuk bersaing di kompetisi bergengsi.

Saat ini ASC Padel Team diperkuat oleh 12 atlet yang mayoritas berasal dari lingkungan internal. Meski begitu, proses perekrutan pemain berprestasi dari luar terus berjalan demi mendongkrak kualitas tim.

Salah satu nama yang dipastikan bergabung adalah Armando Sumarno. Atlet tersebut memiliki rekam jejak impresif pada ajang Sirkuit Nasional (SIRNAS) Padel Indonesia.

"Armando kebetulan tidak bisa hadir karena sedang bertanding di Shanghai. Dia merupakan finalis SIRNAS sebanyak tiga kali dan juga pernah menjadi juara SIRNAS. Saat ini mereka termasuk atlet terbaik yang kami miliki," ujar Ali.

Ke depan, ASC Padel Team memasang target untuk memiliki delapan pasangan putra dan empat pasangan putri. Komposisi ini ditargetkan mampu mengakomodasi hingga total 24 atlet di bawah naungan manajemen.

Proses pencarian bakat dilakukan secara terbuka tanpa batasan wilayah geografis. ASC memberikan kesempatan setara bagi para atlet di seluruh penjuru Indonesia.

"Kami mencari atlet dari seluruh Indonesia, tanpa batasan wilayah maupun latar belakang. Baik dari komunitas maupun individu, semuanya memiliki kesempatan yang sama," kata Ali.

Fokus Turnamen SIRNAS dan FIP Bronze

Dalam waktu dekat, ASC Padel Team akan menghadapi rangkaian kompetisi penting yang menjadi barometer perkembangan performa mereka. Turnamen SIRNAS tetap menjadi target utama di kancah domestik.

Selain itu, fokus tim juga mulai diarahkan ke level internasional. Mereka bersiap tampil pada ajang FIP Bronze yang dijadwalkan bergulir pada Juli mendatang.

Ali menegaskan dua turnamen FIP Bronze yang digelar berturut-turut menjadi agenda terbesar. Pihaknya membidik hasil terbaik dalam kejuaraan yang berlangsung selama dua pekan tersebut.

"Dalam waktu dekat kami akan mengikuti SIRNAS dan juga dua turnamen FIP Bronze yang berlangsung pada bulan Juli secara berurutan dalam dua pekan. Target kami tentu meraih prestasi sebaik mungkin di ajang-ajang tersebut," ujarnya.

Manajemen menegaskan komitmen agar tim tidak sekadar menjadi kekuatan baru di dalam negeri. Peta jalan strategis telah disusun guna mengikuti turnamen internasional yang masuk dalam kalender resmi FIP.

"FIP sendiri merupakan rangkaian turnamen internasional. Jadi kami tidak hanya fokus di Indonesia. Ke depan kami akan memilih turnamen-turnamen FIP yang paling strategis untuk diikuti," ungkapnya.

Rencana Rekrut Pelatih Spanyol dan Training Camp

Keseriusan manajemen dalam membangun tim juga ditunjukkan lewat rencana mendatangkan pelatih asing. Proses seleksi saat ini menyasar sejumlah kandidat asal Spanyol yang dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan padel dunia.

Ali memproyeksikan kehadiran dua pelatih asing untuk menangani sektor yang berbeda. Satu pelatih akan ditempatkan di sektor putra, sedangkan satu lainnya untuk sektor putri.

"Saat ini proses seleksi masih berjalan. Ada beberapa kandidat yang sedang kami pertimbangkan, tetapi belum ada keputusan final," katanya.

"Dari Spanyol. Rencananya akan ada satu pelatih untuk sektor putra dan satu pelatih untuk sektor putri," imbuh Ali.

Para atlet yang tergabung dalam ASC juga akan menerima program latihan komprehensif. Porsi latihan dirancang mencakup aspek teknik, taktik, dukungan fisik, hingga pemulihan terukur.

"Persiapannya akan sangat serius. Atlet bisa menjalani latihan hingga dua kali sehari. Selain itu juga ada dukungan fisioterapi, sport massage, dan program strength training untuk menunjang performa mereka," jelasnya.

Langkah pembinaan jangka panjang ASC turut mencakup rencana program pemusatan latihan atau training camp di Spanyol. Program ini bertujuan memberikan pengalaman kompetisi dan atmosfer latihan yang lebih kompetitif bagi para atlet.

"Kehadiran pelatih dari Spanyol nantinya akan membawa program pembinaan yang terstruktur dengan target yang tinggi. Sistemnya bisa dibilang mirip dengan akademi," tutur Ali.

Pada tahap awal, manajemen merencanakan keberangkatan sekitar lima hingga enam atlet ke Spanyol. Jumlah ini berpeluang bertambah setelah komposisi skuad terpenuhi secara keseluruhan.

"Saat ini kami masih mencari jadwal yang paling tepat untuk merealisasikannya," ujar Ali.

Ketua ASC sekaligus Anggota DPRD Fraksi NasDem, H. Imamuddin, menilai pembentukan tim padel ini merupakan bentuk nyata komitmen terhadap kemajuan olahraga nasional. Kehadiran program pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu melahirkan pencapaian besar.

"Saya berharap dan mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, ASC Padel Team juga bisa berkembang dan berkiprah di level internasional. Perjalanannya tentu dimulai dari tingkat nasional terlebih dahulu, lalu berkembang ke panggung dunia," ujar Imamuddin.

Pihaknya mengaku optimistis bahwa keseriusan manajemen dalam mengelola tim padel ini akan membuahkan prestasi optimal di masa depan.

"Saya yakin dengan keseriusan yang ada, ASC Padel Team bisa mengikuti jejak kesuksesan ASC Monsters," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author