Bos Blueray Akui Suap Pejabat Bea Cukai Pakai Mobil dan Jam Mewah
Pimpinan Blueray Cargo John Field mengakui pemberian satu unit mobil Mazda CX-5 serta jam tangan mewah merek TAG Heuer kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai dalam persidangan kasus suap importasi barang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Jumat (12/6/2026).
Pengakuan tersebut disampaikan saat John Field diperiksa sebagai terdakwa, dilansir dari Detikcom. Menurut keterangan John, pemberian mobil operasional tersebut berawal dari adanya permintaan dari Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) bernama Sri Pangestuti atau Tuti.
Jaksa penuntut umum kemudian mempertanyakan kepastian mengenai pemberian aset kendaraan roda empat tersebut kepada terdakwa di persidangan.
"Saya biar mempercepat ini waktu juga ya. Mobil ya? Ada ada pemberian mobil ya? Benar terdakwa?" tanya jaksa.
John memberikan konfirmasi mengenai adanya pengajuan pengadaan kendaraan operasional dari pihak pengusaha jasa kepabeanan.
"Oh iya, iya, ada permintaan ya Pak ya. Dari dari Bu Tuti ada permintaan mobil operasional," jawab John Field, Terdakwa I.
Pimpinan perusahaan kargo itu kemudian menambahkan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti identitas individu yang menerima kendaraan tersebut di lingkungan kantor pusat instansi kepabeanan.
"Bea Cukai pusat, saya tidak tahu buat siapa," kata John Field, Terdakwa I.
Selain fasilitas kendaraan, John juga membenarkan adanya pemberian jam tangan mewah merek TAG Heuer dengan nilai Rp 65 juta yang ditujukan kepada Kasi Intel Ditjen Bea Cukai Orlando Hamonangan. Seluruh dana yang digunakan untuk pengadaan mobil Mazda dan jam tangan tersebut bersumber dari kas perusahaan Blueray.
Jaksa penuntut umum kembali melayangkan pertanyaan untuk mempertegas fakta mengenai pemberian jam tangan kepada pejabat intelijen kepabeanan tersebut.
"Kemudian untuk Orlando juga apa, ada pemberian jam tangan juga ya?" tanya jaksa.
John memberikan penegasan bahwa pembiayaan aksesoris mewah itu sepenuhnya ditanggung oleh pihak perusahaan.
"Iya dari Blueray," jawab John Field, Terdakwa I.
Jaksa kemudian memastikan kembali mengenai merek spesifik dari jam tangan mewah yang telah diserahkan itu.
"Itu Tag Heuer?" tanya jaksa.
John membenarkan merek jam tangan mewah yang disebutkan oleh jaksa dalam persidangan tersebut.
"Iya," jawab John Field, Terdakwa I.
Berdasarkan dokumen surat dakwaan dari Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), penyerahan mobil Mazda CX-5 senilai Rp 330 juta untuk Enov Puji Wijanarko dan jam tangan mewah untuk Orlando dilakukan pada kurun waktu Juli 2025 hingga Januari 2026.
Dalam perkara korupsi ini, Jaksa KPK menjerat tiga pimpinan Blueray Cargo, yakni John Field selaku pimpinan, Deddy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional, dan Andri selaku ketua tim dokumen. Ketiganya didakwa memberikan suap mata uang dolar Singapura senilai Rp 61,3 miliar serta fasilitas dan barang mewah total Rp 1,8 miliar.