Nindya Karya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Serdang Bedagai

Share

PT Nindya Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Proyek ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas di berbagai daerah.

Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, meninjau langsung lokasi proyek tersebut, seperti dilansir dari Detik Finance. Kunjungan ini bertujuan memastikan progres pekerjaan berjalan optimal agar gedung sekolah bisa segera digunakan pada tahun ajaran baru.

Dalam peninjauan tersebut, Firmansyah menginstruksikan agar seluruh tahapan pembangunan memperhatikan fungsi bangunan secara menyeluruh. Hal ini penting agar setiap fasilitas mampu menunjang kegiatan belajar mengajar bagi siswa dan guru.

Ia juga meminta jajarannya memaksimalkan material, tenaga kerja, hingga peralatan yang tersedia. Optimalisasi sumber daya ini diharapkan membuat pelaksanaan proyek menjadi lebih efektif, efisien, dan memenuhi target.

"Sekolah Rakyat Serdang Bedagai harus disiapkan sebagai bangunan yang fungsional dan mampu mendukung kegiatan belajar mengajar secara optimal. Seluruh sumber daya yang tersedia, baik material, tenaga kerja, maupun peralatan, harus dimaksimalkan dengan baik. Kita juga perlu melakukan inovasi percepatan pelaksanaan pekerjaan, namun tetap berada dalam koridor spesifikasi teknis dan aturan konstruksi yang berlaku," ujar Firmansyah dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

Firmansyah menambahkan bahwa inovasi di lapangan sangat diperlukan untuk menjawab tantangan proyek. Kendati demikian, aspek mutu, keselamatan, dan kepatuhan terhadap standar konstruksi tetap menjadi prioritas utama demi keamanan bangunan jangka panjang.

Hingga saat ini, progres pembangunan sarana pendidikan tersebut menunjukkan tren positif. Nindya Karya berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tepat mutu, tepat waktu, dan tepat guna bagi masyarakat setempat.

Proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Serdang Bedagai ini berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare. Total luas bangunan yang dibangun pada kawasan tersebut mencapai 17.434 meter persegi.

Kawasan pendidikan ini akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang representatif. Fasilitas tersebut meliputi gedung serbaguna, gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta tempat ibadah seperti masjid.

Selain itu, dibangun juga asrama putra dan putri, rumah susun untuk guru, dapur, guest house, hingga kantin untuk setiap jenjang sekolah. Kompleks ini juga dilengkapi fasilitas teknis seperti rumah genset, tempat penampungan sementara, rumah pompa, gudang, dan pos jaga.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author