Kedai Belong Coffee Klungkung Viral Berkat Unggahan Alami Pengunjung

Share

Sebuah kedai kopi tersembunyi bernama Belong Coffee di Klungkung, Bali, tengah menjadi sorotan publik. Tempat ini menawarkan kombinasi racikan kopi yang khas dengan pemandangan alam yang asri.

Seperti dilansir dari Detik Food, kedai yang terletak di tepi sawah Banjar Petapan, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan ini mendadak ramai dikunjungi. Lonjakan pengunjung terjadi setelah tempat tersebut viral di media sosial.

Suasana sore di tempat ini menyajikan pemandangan hamparan sawah hijau. Pengunjung dapat menikmati kopi sembari melihat kemegahan puncak Gunung Agung di ufuk utara serta indahnya matahari terbenam.

Salah satu pendiri Belong Coffee, Komang Antara (33), mengatakan tempat nongkrong hits ini awalnya hanyalah lokasi berkumpul bagi para pemiliknya untuk melepas penat.

"Awalnya tempat ini cuma lokasi tongkrongan kami saja. Keinginan membuat coffee shop ini juga berawal dari keinginan kami untuk bisa ngumpul bareng," ujar Antara saat ditemui detikBali, Minggu (31/5/2026).

Tempat ini baru beroperasi sejak 28 Maret 2026 dan baru berjalan sekitar dua bulan. Meski terhitung sebagai kedai kopi anyar, kunjungan ke tempat ini sudah ramai berkat TikTok.

"Viral di TikTok-nya itu alami. Kami sama sekali tidak ada menyewa influencer. Murni dari pengunjung yang datang lalu mengunggah video di medsos," imbuh Antara.

Fasilitas Ramah Keluarga

Lonjakan pengunjung yang tiba-tiba sempat membuat pihak pengelola terkejut. Putu Gigih Sugiantara (29), pendiri Belong Coffee lain, mengaku tidak menyangka tempat sederhana ini bakal seramai sekarang.

"Kaget juga ketika tiba-tiba orang ramai berkunjung. Kami sempat kewalahan karena memang awalnya ini hanya dibuat kecil-kecilan saja," ungkap Gigih.

Daya tarik lain dari kedai ini adalah lokasinya yang berdekatan dengan parit kecil berair jernih. Saluran air tersebut aman digunakan bermain air oleh pengunjung anak-anak.

"Airnya bersih sekali, jadi bisa untuk tempat mandi. Anak-anak sangat suka mandi di sini sehingga ramah keluarga (family friendly). Akhirnya kami sekarang juga menyewakan pelampung ban buat mereka," jelas Gigih.

Usaha penyewaan ban pelampung juga sempat membuat pihak pengelola kewalahan. Gigih menyebutkan bahwa sejak awal mereka tidak pernah berencana menjadikan tempat ngopi sekaligus wahana bermain anak-anak.

"Tapi bagaimana lagi, justru banyak pengunjung yang datang bawa anak-anaknya buat mandi. Jadi ban pelampungnya terbatas. Anak-anak jadinya harus antre buat dapat sewa ban," tutur Gigih.

Daftar Harga Menu dan Jam Operasional

Meski menawarkan pemandangan alam yang memikat, harga menu yang ditawarkan di sini tergolong sangat ramah di kantong. Seluruh harga makanan dan minuman berada di bawah nominal Rp 20 ribu.

Menu camilan seperti kentang goreng, nugget, dan sosis goreng dijual dengan harga Rp 10 ribu per porsi. Selain itu, terdapat menu jagung rebus yang bisa dinikmati seharga Rp 2 ribu per potong.

"Jadi kami melihat harga jual dulu. Bukan dari harga pokok penjualan (HPP)," tutur Antara.

Untuk menu minuman, harga dibanderol mulai dari Rp 12 ribu hingga paling tinggi Rp 20 ribu. Varian Americano hot dijual seharga Rp 12 ribu, sedangkan untuk varian ice Americano dipatok Rp 15 ribu.

Belong Coffee beroperasi setiap Senin sampai Sabtu mulai pukul 16.00 hingga 21.00 Wita. Khusus untuk hari Minggu atau hari libur, kedai ini dibuka lebih awal sejak pukul 10.00 hingga 21.00 Wita.

Akses menuju lokasi ini cukup mudah dijangkau dengan menggunakan sepeda motor maupun mobil. Perjalanan dari Kota Semarapura menuju Kecamatan Banjarangkan memerlukan waktu tempuh sekitar 15 menit ke arah barat.

Setibanya di perempatan Desa Aan, arahkan kendaraan menuju Banjar Petapan. Rute utama dapat ditempuh dengan mengikuti jalan desa yang mengarah ke area wisata alam atau jalur trekking Taman Petapan Aan.

Papan petunjuk arah berukuran kecil sudah terpasang di sepanjang jalan untuk memudahkan navigasi. Pengunjung juga dapat memanfaatkan aplikasi Google Maps dengan memasukkan kata kunci 'Belong Coffee Aan'.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author