Militer Yordania Halau 20 Rudal Iran di Wilayah Azraq

Share

Sistem pertahanan udara militer Yordania berhasil menghalau 20 rudal kiriman Iran di kawasan Azraq pada Kamis (11/6/2026). Langkah penyelamatan wilayah udara ini dilakukan pascapengumuman serangan balasan oleh Teheran terhadap sejumlah basis militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pencegatan ofensif udara tersebut terkonfirmasi sukses dilakukan oleh jajaran tentara setempat, sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan AFP dan Anadolu Agency pada Kamis (11/6/2026). Seluruh proyektil diklaim jatuh sebelum menyentuh target utama.

"Pada Kamis (11/6) subuh, sistem pertahanan udara Yordania dan Angkatan Udara Kerajaan Yordania mencegat dan menembak jatuh 20 rudal yang diluncurkan dari Iran menuju ke area Azraq di Provinsi Zarqa," tegas seorang pejabat militer Yordania.

Pihak keamanan memastikan wilayah terdampak yang berjarak 80 kilometer sebelah timur ibu kota Amman tersebut kini berada dalam kondisi yang aman.

"Pencegatan tersebut mengakibatkan jatuhnya sejumlah puing, tanpa korban jiwa atau kerusakan material," kata pejabat militer Yordania.

Pembersihan sisa komponen rudal langsung digulirkan oleh otoritas pertahanan di lapangan. Komando Umum Angkatan Bersenjata Yordania melalui tim teknik memastikan bahwa seluruh material runtuhan tidak lagi memiliki kandungan zat aktif yang berbahaya.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi pergerakan pasukannya yang mengincar pangkalan udara Al-Azraq beserta pusat kendalinya menggunakan 12 rudal balistik. Gempuran ini menjadi bagian dari operasi terkoordinasi berskala regional.

"sebanyak 18 target utama milik militer AS yang kriminal" klaim IRGC.

Serangan masif itu disebut ikut menghancurkan fasilitas militer di Kuwait dan Bahrain, termasuk pangkalan Ali Al Salem, Ahmad Al Jaber, serta Sheikh Isa. Manuver tersebut diklaim sebagai balasan atas agresi Amerika Serikat di wilayah Iran bagian selatan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author