IHSG 11 Juni 2026 Melemah ke Level 5.789 usai Sempat Tembus 6.000

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pembalikan arah dan melemah pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (11/6/2026). Indeks saham tergelincir setelah sempat melewati level 6.000 pada awal perdagangan pagi.

Dikutip dari Detik Finance berdasarkan data RTI Business, IHSG mencatatkan penurunan sebesar 1,91% hingga berada di level 5.789,39 pada akhir sesi I. Padahal, indeks sempat melonjak hampir 2% dan menyentuh posisi tertinggi di level 6.010,48.

Aktivitas perdagangan hingga tengah hari mencatat volume saham yang ditransaksikan mencapai 22,25 miliar. Nilai transaksi yang terjadi menyentuh Rp 12,67 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.530.107 kali.

Penurunan ini memutus tren positif setelah IHSG menguat tajam dalam dua hari sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Selasa (9/6), indeks menguat 7,57%, diikuti kenaikan sebesar 2,71% pada penutupan Rabu (10/6).

Koreksi IHSG turut menyeret performa papan perdagangan utama LQ45 yang merosot 1,85% pada sesi I. Secara keseluruhan, terdapat 500 saham yang melemah, 185 saham bergerak menguat, dan 128 saham posisi stagnan.

Pelemahan tajam melanda sejumlah saham milik konglomerat besar. Saham dari grup Prajogo Pangestu mengalami koreksi paling dalam, seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang anjlok 11,64% ke harga Rp 645 per saham.

Emiten lain dari grup yang sama juga tertekan. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) merosot 10,22% menjadi Rp 1.625 per saham, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 9,66% ke posisi Rp 1.590 per saham.

Kondisi serupa dialami oleh emiten Sinar Mas Group, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yang melemah 10,76% ke harga Rp 705 per saham. Saham Group Bakrie melalui PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) juga terkoreksi 9,66% ke level Rp 95 per saham.

Di sektor perbankan dengan kapitalisasi besar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat penurunan terdalam sebesar 3,47% menjadi Rp 2.780 per saham. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ikut melemah 1,88% ke harga Rp 4.180 per saham, sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terkontraksi 1,16% ke posisi Rp 3.410 per saham.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author