Kemendikdasmen Terbitkan Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik 2026
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP tahun 2026 telah selesai diselenggarakan pada April lalu. Sekolah kini wajib memahami sejumlah ketentuan penting untuk melihat hasil ujian tersebut.
Seperti dilansir dari Detikcom, akses terhadap hasil tes ini bersifat terbatas dan tidak dapat dilihat oleh masyarakat umum maupun siswa secara langsung. Ketentuan mengenai hak akses ini telah diatur secara khusus.
Hasil TKA 2026 hanya diperuntukkan bagi satuan pendidikan dan pemerintah daerah yang telah memiliki akun resmi di laman manajemen TKA. Melalui akun tersebut, pengguna dapat melihat berbagai data capaian pendidikan.
Halaman utama manajemen TKA akan menyajikan statistik hasil berdasarkan wilayah serta jenjang pendidikan. Selain itu, sistem menyediakan grafik rata-rata mata pelajaran dan kategori capaian yang diraih peserta didik.
Pihak sekolah dan pemerintah daerah juga dapat memantau tabel data hasil secara lebih terperinci. Sistem ini dilengkapi fitur penyaringan data yang disesuaikan berdasarkan wilayah, jenjang, hingga karakteristik masing-masing sekolah.
Informasi Capaian Akademik Bukan Peringkat Sekolah
Laman resmi hasil TKA dipastikan tidak menampilkan nilai atau hasil individu dari setiap siswa. Penyelenggaraan nilai TKA ini bukan bertujuan untuk menentukan peringkat sekolah maupun pemeringkatan daerah.
Tujuan utama dari data ini adalah menyediakan informasi komprehensif mengenai capaian akademik. Hasil tes tersebut nantinya dimanfaatkan oleh satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sebagai dasar merancang program peningkatan mutu pembelajaran.
Penyaluran dan Manfaat Sertifikat Hasil TKA
Para siswa dapat mengetahui hasil ujian mereka melalui dokumen resmi bernama Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA). Dokumen ini terlebih dahulu diserahkan kepada pihak sekolah.
SHTKA diterbitkan secara resmi oleh Kemendikdasmen untuk kemudian dibagikan ke satuan pendidikan masing-masing. Di dalam sertifikat tersebut, tercantum skor nilai dan kategori capaian murid secara mendalam.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen @litbangdikbud, sertifikat TKA memiliki sejumlah kegunaan strategis. Bagi jenjang SD/MI/sederajat, hasil ini dapat menjadi salah satu syarat seleksi penerimaan murid baru SMP/MTs/sederajat jalur prestasi.
Untuk tingkat SMP/MTs/sederajat, sertifikat tersebut bisa digunakan sebagai syarat seleksi masuk SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK jalur prestasi. Sementara itu, hasil TKA jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dapat menjadi pertimbangan seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.
Manfaat lain dari hasil TKA adalah untuk menyetarakan hasil pendidikan nonformal dan informal dengan pendidikan formal. Dokumen ini juga dapat digunakan untuk keperluan seleksi akademik lain, seperti jalur mandiri PTN atau pengajuan beasiswa.
Pihak kementerian sendiri menggunakan hasil TKA ini sebagai acuan utama dalam pengendalian serta penjaminan mutu pendidikan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.