Kemenkeu Cekal Tyo Nugros Akibat Perkara Piutang Negara

Share

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara membatasi kepergian musisi Tyo Nugros ke luar negeri akibat perkara pengurusan piutang negara sebuah badan usaha. Kebijakan hukum tersebut membuat sang penabuh drum batal terbang dan gagal manggung bersama grup musik Dewa 19 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu (6/6/2026).

Urusan hukum korporasi ini murni berkaitan dengan penanganan kasus lama dan tidak bersinggungan dengan profesi Tyo Nugros di dunia musik. Otoritas terkait menyatakan bahwa seluruh tindakan pencegahan didasarkan pada regulasi yang berlaku dan proses hukumnya masih berjalan.

Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Adi Wibowo, mengonfirmasi bahwa tindakan hukum ini berkaitan erat dengan penanganan kasus piutang lama yang melibatkan pihak-pihak terkait perkara tersebut.

"Bagian dari proses pengurusan piutang negara yang sudah berjalan lama dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Adi kepada kumparan pada Selasa (9/6/2026).

Pihak Direktorat Jenderal Kekayaan Negara menyatakan komitmennya untuk melindungi data pribadi yang terlibat dalam kasus hukum ini, sehingga rincian kasus tidak dapat dibuka seluruhnya kepada publik.

"And tindakan yang dilakukan sudah didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutur Adi.

Pemerintah membatasi informasi rinci terkait kasus korporasi ini demi menjaga kerahasiaan data pribadi sang musisi.

"Keterkaitannya berada dalam konteks pengurusan piutang negara yang sedang ditangani," ucap Adi.

Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan sesuai mekanisme regulasi yang berlaku.

"Ada informasi yang memang bersifat individual dan harus kami jaga. Jadi, tidak semua detail mengenai hal ini bisa kami buka publik," ungkap Adi.

Sebelumnya, Tyo Nugros tertahan di proses imigrasi Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (5/6/2026) saat hendak bertolak menuju Malaysia. Pencegahan tersebut diketahui diterbitkan secara resmi oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta 1.

Melalui rekaman video yang diputar oleh penyelenggara konser di Unifi Arena Bukit Jalil, sang drummer menyampaikan permohonan maaf serta ketidaktahuannya mengenai dasar kasus pencekalan tersebut.

"Saya meminta maaf saya belum bisa hadir di konser Dewa 19 di Malaysia yang diselenggarakan hari ini, Sabtu tanggal 6 Juni 2026, di Unifi Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur," kata Tyo dalam video tersebut.

Tyo menjelaskan kronologi penolakan keberangkatannya yang terjadi secara mendadak saat melewati proses interogasi di konter imigrasi bandara.

"Kemarin hari Jumat tanggal 5 Juni 2026 saya sudah berada di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta," papar Tyo sembari membaca pernyataan dari kertas di tangannya.

Mantan penabuh drum Dewa 19 itu menambahkan bahwa ia bersama keluarganya sedang mencari kejelasan informasi terkait kasus tersebut.

"Namun pada saat berada di proses imigrasi, saya tidak diperkenankan berangkat karena mendapat pencekalan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL Jakarta 1) atas permasalahan yang tidak saya ketahui sama sekali."

Upaya ini ditempuh oleh pihak musisi bersama keluarga untuk mencari kejelasan hukum atas status pencekalan dirinya.

"Sampai dengan pernyataan ini saya keluarkan, saya beserta keluarga masih berupaya mencari segala informasi yang terkait dengan permasalahan ini," kata Tyo.

Pernyataan dalam rekaman video tersebut ditutup dengan apresiasi kepada seluruh panitia dan kru yang bertugas di Kuala Lumpur.

"Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan terima kasih semua pihak yang terlibat di acara ini."

Kekosongan posisi penabuh drum utama dalam konser bertajuk Cintaku TerTinggal di Malaysia itu langsung diisi oleh Al Ghazali. Dilansir dari laporan iNews.id, Ahmad Dhani mengonfirmasi penampilan putra sulungnya tersebut melalui unggahan media sosial pribadi.

"Kegiatan di Kuala Lumpur hari ini (Sabtu, 6 Juni 2026). Al ngedrum di Dewa 19, Feea belanja, Javier Parisi nyanyi bareng Dewa 19 dua lagu; Flower in the Desert dan Imagine," tulis Ahmad Dhani seperti dikutip dari Instagram.

Meski terjadi pergantian personel secara mendadak, konser Dewa 19 di Axiata Arena tersebut dilaporkan tetap berjalan meriah. Grup musik tersebut sukses membawakan lebih dari 25 lagu hits bersama Ari Lasso, Ello, dan Virzha.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author