Diego Simeone Cadangkan Skuad Utama Atletico Madrid Jelang Lawan Arsenal
Langkah berani diambil oleh pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menjelang pertandingan hidup mati kontra Arsenal di kompetisi Liga Champions.
Seperti dikutip dari Bola, juru taktik asal Argentina tersebut memutuskan untuk membangkangcadangkan seluruh pemain pilar Los Rojiblancos saat melakoni laga pekan ke-34 La Liga kontra Valencia.
Meskipun tampil dengan kekuatan pelapis di Stadion Mestalla, Atletico Madrid tetap berhasil mencuri poin penuh lewat kemenangan dua gol tanpa balas.
Hasil positif tersebut didapat melalui sumbangan gol yang dicetak oleh Iker Luque dan Miguel Cubo, sekaligus mengamankan posisi tim di zona empat besar klasemen.
Kendati demikian, fokus utama Atletico Madrid saat ini sepenuhnya tercurah pada laga leg kedua semifinal Liga Champions yang akan berlangsung di markas Arsenal.
Pertemuan pertama kedua tim yang digelar pada 30 April lalu berakhir dengan skor imbang 1-1, di mana gol penalti Julian Alvarez menyelamatkan Atletico setelah sebelumnya kebobolan oleh eksekusi titik putih Viktor Gyokeres.
Demi menjaga kebugaran, Diego Simeone tidak menurunkan satu pun starter leg pertama saat menghadapi Valencia sejak menit awal pertandingan.
Sederet pilar penting seperti Jan Oblak, Marc Pubill, Matteo Ruggeri, Giuliano Simeone, Koke, Johnny Cardoso, Ademola Lookman, Antoine Griezmann, hingga Julian Alvarez diparkir di bangku cadangan.
Sementara itu, Marcos Llorente dan David Hancko bahkan sama sekali tidak diikutsertakan ke dalam daftar susunan pemain.
Laga penentuan memperebutkan tiket final di Budapest pada 30 Mei 2026 ini diprediksi berjalan panas di Stadion Emirates.
Pada leg pertama di Stadion Civitas Metropolitano, atmosfer laga sempat memanas akibat dianulirnya penalti Eberechi Eze di menit-menit akhir.
Ketegangan juga sempat menjalar ke lorong stadion ketika Ben White terlibat perselisihan dengan Diego dan Giuliano Simeone akibat insiden menginjak lambang Atletico Madrid.
Pertandingan ini menjadi pertaruhan besar bagi Atletico Madrid yang berambisi kembali ke partai puncak sejak terakhir kali mencapainya pada musim 2016.
Di sisi lain, Arsenal juga mengusung misi mengakhiri puasa tampil di final Liga Champions yang belum pernah mereka rasakan lagi sejak musim 2006 silam.
Tim yang keluar sebagai pemenang dari duel ini akan menantang salah satu dari Bayern Munchen atau Paris Saint-Germain yang saling berhadapan di semifinal lainnya.