Las Palmas Ungguli Málaga Melalui Gol Tunggal Jesé
Las Palmas memetik kemenangan 1-0 atas tuan rumah Málaga CF dalam pertandingan leg kedua semifinal playoff promosi ke Primera División di Stadion La Rosaleda pada Rabu, 10 June 2026.
Gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Jesé melalui tendangan kaki kanan dari bagian tengah kotak penalti menuju sudut kiri atas gawang setelah menerima umpan matang dari Marvin Park.
Hasil ini mengubah situasi setelah pada leg pertama di Las Palmas, Málaga sempat memimpin agregat berkat keunggulan 0-1 lewat gol tunggal yang dicetak oleh David Larrubia.
Pertandingan di La Rosaleda ini memicu antusiasme luar biasa dari para pendukung tuan rumah yang langsung menghabiskan tiket pertandingan dalam beberapa menit setelah loket penjualan resmi dibuka.
Pemerintah kota setempat bahkan mengeluarkan izin khusus bagi pelaku usaha kuliner untuk memasang layar besar di area luar ruangan hingga pukul 23:00 demi mengakomodasi para suporter.
Sebelum pertandingan dimulai, pelatih Málaga, Juanfran Funes, sempat mengutarakan kewaspadaannya terhadap motivasi kebangkitan tim lawan yang datang dalam posisi tertinggal.
"Esto les hace ser más peligrosos aún" kata Juanfran Funes, pelatih Málaga.
Funes mengibaratkan situasi babak playoff ini layaknya sebuah pertandingan tinju profesional yang belum sepenuhnya selesai.
"Es el segundo asalto. Solo hemos dado un gancho de derecha" ujar Juanfran Funes, pelatih Málaga.
Guna memotivasi para pemain mudanya menjelang laga krusial ini, Funes mengutip kisah sejarah penemuan lampu pijar oleh Thomas Alva Edison.
"Edison encendió la bombilla a los mil intentos. A la primera y segunda falló. Eso nos ha dado confianza, seguridad y ha reforzado todos los valores de este grupo" ucap Juanfran Funes, pelatih Málaga.
Di sisi lain, Las Palmas datang dengan catatan buruk setelah menelan tiga kekalahan tanpa bisa mencetak satu gol pun dalam tiga pertemuan sebelumnya melawan Málaga musim ini.
Kondisi minor tersebut justru dijadikan motivasi tambahan bagi juru taktik Las Palmas, Luis García, untuk meramu strategi terbaik demi membalikkan keadaan.
"Todo eso me agita todavía más para buscar soluciones y ayudar a mis futbolistas a tratar de ganar un partido que olvidaría lo anterior" kata Luis García, pelatih Las Palmas.
Meskipun kalah pada laga ini, Málaga tetap memiliki keuntungan regulasi kompetisi karena finis di peringkat keempat liga reguler, sementara Las Palmas berada di posisi kelima.
Jika agregat tetap imbang setelah babak perpanjangan waktu dilakukan, Málaga dipastikan otomatis lolos ke babak final playoff tanpa harus melalui babak adu penalti.