Polres Rokan Hilir Siapkan Pengamanan Tradisi Bakar Tongkang 2026
Polres Rokan Hilir menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna memastikan kesiapan pengamanan agenda tahunan tradisi Bakar Tongkang 2026, Rabu (10/6/2026). Langkah antisipasi ini diambil mengingat acara tersebut merupakan event wisata nasional yang menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, dilansir dari Detikcom. Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, instansi terkait, beserta panitia pelaksana Bakar Tongkang.
Dalam pengarahannya, Kapolres menekankan pentingnya kesiapan dari seluruh unsur pengamanan yang terlibat. Pengaturan lalu lintas menjadi salah satu poin utama demi mengantisipasi kepadatan kendaraan dan mobilitas masyarakat di lokasi.
"Kita harus memberikan pengamanan terbaik melalui sinergitas seluruh stakeholder. Pengaturan lalu lintas harus dilakukan secara maksimal untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan aktivitas masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung," ujar AKBP Isa Imam Syahroni, Kapolres Rokan Hilir.
Selain masalah lalu lintas, personel juga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kewaspadaan ini diperlukan agar fokus pengamanan selama Event Bakar Tongkang tidak terganggu.
Dukungan fasilitas juga dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Kabag Umum, berupa penyediaan akomodasi hotel bagi tamu dan personel keamanan serta pemenuhan kebutuhan konsumsi. Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir turut merancang rekayasa lalu lintas dengan membatasi kendaraan roda empat untuk mengurangi kepadatan di pusat keramaian.
Sektor kesehatan tidak luput dari persiapan dengan disiagakannya tenaga medis serta armada ambulans oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir di lokasi utama. Di sisi lain, Kabag Ops Polres Rokan Hilir telah memaparkan rencana operasi yang mencakup struktur pengamanan, prediksi kerawanan, hingga penentuan rute kirab dan pembakaran replika tongkang.
Rangkaian ritual adat dijadwalkan mulai berjalan pada 29 Juni 2026 di Klenteng, yang kemudian diikuti oleh berbagai pentas budaya pada 30 Juni 2026. Puncak ritual tradisi Bakar Tongkang 2026 akan diselenggarakan pada 1 Juli 2026 di Bagansiapiapi.