Aurelie Moeremans Merilis Buku Kedua Bertema Proses Pemulihan Diri

Share

Aktris Aurelie Moeremans meluncurkan buku kedua berjudul Do You Like What I See yang diterbitkan oleh penerbit Gagasmedia melalui sistem prapesan hingga Rabu, 10 Juni 2026. Karya terbaru ini berfokus pada pengalaman pribadi sang penulis dalam melakukan pemulihan diri atau healing dari siklus kehidupan yang negatif.

Peluncuran karya terbaru ini menyusul kesuksesan memoar pertamanya yang berjudul Broken Strings yang sempat viral pada awal tahun ini. Berdasarkan laporan dari Detikcom, informasi mengenai tema dan isi buku kedua tersebut dibagikan oleh penulis melalui sebuah unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 9 Juni 2026.

"Buku itu tentang cara aku healing, cara aku yang keluar dari siklus yang sama terus, ketemu dengan orang yang sama terus, toxic terus. Kondisi yang negatif terus, dan salah satunya juga tentang suara-suara yang ada di kepala kita. Banyak yang gak bener. Itu suara orang yang ngomong sesuatu ke kita dan jadi kepercayaan bertahun-tahun," kata Aurelie Moeremans dalam laman Instagram, seperti dilihat detikpop, Selasa (9/6/2026).

Dalam narasi bukunya, ia membagikan kisah masa lalu ketika menunda kepindahan ke Belgia pada usia 18 tahun akibat pengaruh dari pasangannya yang tidak sehat saat itu. Kondisi tersebut memaksa dirinya untuk tetap tinggal di Indonesia dan menghadapi situasi finansial yang sulit pada tahun berikutnya.

"Aku waktu itu jadi tulang punggung keluarga, umur 17 tahun selesai sekolah harus balik ke Belgia. Masalahnya punya pasangan yang toxic, dibilang tunggu 1 tahun biar bareng. Waktu aku umur 18 tahun, gak jadi ke Belgia. Dibilang 'mau ngapain sih, mau jadi dokter? kayak pinter aja'," kenang Aurelie Moeremans.

Penulis mengisahkan bahwa ia sempat kehilangan seluruh tabungannya hingga hanya menyisakan uang satu juta rupiah di dompetnya pada usia 19 tahun. Meskipun harus memulai kembali dari kondisi finansial yang minim di tengah terpaan gosip kurang baik, ia tetap bertahan di Indonesia.

"Umur 19 tahun, aku gak bisa balik ke Belgia karena uang aku diambil semua sama dia. Dompet aku bener-bener cuma tinggal Rp 1 juta. Ya, aku mulai dari 1 juta dengan nama aku yang terlanjur ada nodanya, ada gosip beredar yang kurang bagus dan gak tepat juga," sambung Aurelie Moeremans.

Enam tahun setelah peristiwa tersebut, kondisi keuangannya mulai stabil dan ia berusaha kembali ke Belgia untuk menyelesaikan ujian sekolahnya yang tertunda. Namun, rencana tersebut terkendala karena adanya perubahan kurikulum dan sistem pendidikan yang dinilai terlalu berat jika harus dimulai dari awal.

Aurelie Moeremans juga membagikan pengalaman masa sekolahnya ketika ia dan teman-teman sekelasnya dihukum untuk menulis teks sebanyak 28 halaman mengenai kursi rusak. Momen tersebut justru memicu minat menulisnya yang sangat besar dibandingkan rekan-rekan kelasnya yang lain.

"Aku nulis 28 halaman dan ceritaku belum selesai. Aku senang banget nulis, lagi-lagi kalau orang yang sama bilang tulisan aku biasa saja, gak ada bagus-bagusnya, aku tetap menulis buat diri aku sendiri. Sampai akhirnya nulis Broken Strings, publish, dan mau share awareness dan banyak yg suka bahasa aku," terang Aurelie Moeremans.

Sebelum merilis Do You Like What I See, sang aktris sempat meluncurkan e-book gratis berjudul Broken Strings melalui tautan di profil Instagram pribadinya. Buku pertama tersebut menceritakan pengalaman traumatik sang penulis sebagai korban child grooming sejak usia 15 tahun oleh seorang pria dewasa.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author