Polri Selenggarakan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bersama masyarakat dari tingkat Markas Besar hingga Kepolisian Sektor mulai Jumat lusa waktu dini hari. Langkah ini diambil usai audiensi bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI selaku pemegang hak siar resmi di Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Kami, Polri, akan membantu untuk mengajak masyarakat nobar, mulai dari Mabes, Polda, Polres, dan Polsek di seluruh wilayah," kata Jenderal Sigit usai menerima audiensi di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2024).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa agenda nobar ini bertujuan sebagai sarana hiburan bagi rakyat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Sehingga kemudian ini bisa menjadi hiburan masyarakat, hiburan rakyat, sekaligus juga membantu menghidupkan ekonomi daerah dari sisi UMKM tingkat daerah. Dan tentunya ini juga bagian dari kegiatan yang bisa kita selipkan untuk hal-hal yang bersifat edukasi terkait harkamtibmas," ujar Jenderal Sigit.
Kerja sama ini dinilai sangat baik oleh Kapolri, terutama karena bertepatan menjelang momentum Hari Bhayangkara. Pihak kepolisian juga dipastikan bakal membantu seluruh keperluan terkait proses perizinan hingga pengamanan selama acara berlangsung.
"Saya kira dalam kesempatan ini saya ucapkan selamat dan mari kita nobar bersama-sama Piala Dunia untuk menjadi hiburan bagi kita semua," imbau Jenderal Sigit.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama LPP TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari memberikan apresiasi atas dukungan penuh dari institusi Polri. TVRI dijadwalkan menyiarkan secara gratis sebanyak 104 pertandingan selama enam minggu penuh yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Alhamdulillah dapat didukung penuh, mulai dari sisi keamanan, ketertiban, izin kegiatan, bahkan inisiasi nobar dari pihak Kepolisian sesuai arahan Bapak Kapolri. Ini membuat kami optimis tugas TVRI bukan hanya menyiarkan, tapi juga dapat menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM yang terlibat dalam kegiatan nonton bareng," jelas Fiki.
Sebagai informasi tambahan, turnamen sepak bola bergengsi Piala Dunia ini akan berlangsung pada 12-20 Juni 2026. Kompetisi edisi kali ini mencetak sejarah baru karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim peserta.
"Piala Dunia yang insyaallah akan mulai diselenggarakan mulai lusa dini hari, atau tepatnya sebetulnya besok malam sudah mulai persiapan," tutur Fiki.
Jadwal penyiaran pertandingan sepak bola internasional ini dipastikan berjalan dari tengah malam hingga siang hari. LPP TVRI berharap tayangan ini dapat menjadi momentum pergerakan ekonomi masyarakat bawah.
"Waktu pertandingan ini dari mulai jam 12:00 malam sampai dengan 11:00 siang. Insyaallah ini kemudian di tengah situasi yang memang kita ingin dorong adalah ekonomi masyarakat dapat bergerak dari perhelatan Piala Dunia yang disiarkan TVRI," pungkas Fiki.