Mohamed Salah Tetapkan Tiga Syarat Utama Sebelum Pilih Klub Baru

Share

Mohamed Salah dikabarkan telah menetapkan tiga syarat utama sebelum menentukan klub baru setelah berpisah dengan Liverpool. Penyerang asal Mesir itu diperkirakan tidak akan kekurangan peminat untuk melanjutkan kariernya.

Dengan reputasi dan pencapaiannya selama hampir satu dekade di Anfield, banyak klub diyakini siap bersaing mendapatkan tanda tangannya. Akan tetapi, Salah disebut akan sangat selektif dalam memilih pelabuhan berikutnya.

Keputusan meninggalkan Liverpool sebenarnya sudah diumumkan sejak Maret lalu, meski kontraknya masih tersisa satu tahun. Seperti dilansir dari Bola, Salah memastikan akan mengakhiri kebersamaannya selama sembilan tahun bersama The Reds pada akhir musim 2025/2026.

Hingga memasuki Piala Dunia 2026, pemain berusia 33 tahun itu belum memiliki klub untuk musim depan. Meski begitu, berbagai laporan menyebut Liga Pro Arab Saudi masih menjadi tujuan yang paling mungkin bagi sang penyerang.

Sebelumnya, baik Liverpool maupun Salah sempat menolak sejumlah tawaran besar dari Timur Tengah, termasuk proposal senilai 150 juta paun pada 2023. Kini, tawaran-tawaran besar yang pernah datang tersebut disebut ikut memengaruhi tuntutan Salah dalam negosiasi transfer musim panas ini.

Menurut sejumlah laporan media di kawasan Timur Tengah, Salah menginginkan paket finansial yang mencerminkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Bahkan, ia dikabarkan telah menolak satu pendekatan dari klub Arab Saudi karena nilai yang ditawarkan masih lebih rendah dibanding proposal terdahulu.

Tiga Tuntutan Utama Salah

Selain masalah finansial, Salah menginginkan kontrak berdurasi hingga tiga tahun. Permintaan itu bertujuan memberikan kepastian masa depan pada fase akhir karier profesionalnya sebagai pesepak bola tingkat tinggi.

Syarat ketiga tidak kalah penting untuk dipenuhi oleh calon klub barunya. Mantan pemain AS Roma itu hanya tertarik bergabung dengan klub yang memiliki peluang realistis untuk memenangi trofi bergengsi.

Sekadar bermain di kompetisi baru tanpa peluang bersaing di level tertinggi disebut tidak cukup menarik bagi dirinya. Fakta tersebut menjadi tolok ukur utama bagi agen dan klub yang berminat merekrutnya.

Dampak Hubungan dengan Arne Slot

Kepergian Salah dari Liverpool disebut tidak lepas dari hubungan yang memburuk dengan Arne Slot. Sepanjang musim lalu, Salah beberapa kali secara terbuka mengkritik pelatih asal Belanda tersebut setelah perannya di tim utama berkurang.

Bahkan setelah memainkan pertandingan terakhirnya bersama Liverpool, Salah masih sempat menyampaikan kritik terselubung saat membahas arah yang diinginkannya untuk The Reds. Melalui media sosial, ia merujuk pada identitas permainan yang dibangun Jurgen Klopp selama bertahun-tahun di Anfield.

"I want to see Liverpool back to being a heavy metal attacking team that teams fear, and back to being a team that wins trophies," tulis Salah.

"That is the football I understand and the identity that needs to be restored and maintained forever."

"It is non-negotiable. Anyone who comes to this club has to adapt to it. Winning a few games now and then is not Liverpool's standard. All teams can win games," lanjut Salah.

Perubahan di Kursi Pelatih Liverpool

Keinginan Salah tampaknya terwujud tak lama setelah musim berakhir. Kurang dari sepekan setelah kompetisi usai, manajemen Liverpool secara resmi memutuskan memecat Arne Slot dari kursi manajer.

"Our conclusion was based on the belief that the direction of the team's development would be better pursued through a change of direction," penjelasan dalam pernyataan resmi Liverpool.

Posisi Slot kemudian diisi oleh mantan pelatih Bournemouth, Andoni Iraola. Pelatih asal Spanyol itu langsung mengungkap filosofi sepak bola agresif yang ingin dibawanya ke Stadion Anfield.

Iraola menegaskan ingin menghadirkan intensitas, agresivitas, dan organisasi permainan yang menjadi ciri khas timnya selama menangani Bournemouth. Karakter tersebut berpotensi sejalan dengan jenis sepak bola yang selama ini diinginkan Salah dari Liverpool.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author