Warga Condet Nikmati Layanan Air Perpipaan PAM JAYA

Share

Masyarakat di kawasan Condet, Jakarta Timur, kini mulai merasakan manfaat dari pasokan air minum perpipaan yang disalurkan oleh PAM JAYA pada Rabu (10/6/2026). Infrastruktur baru ini menghadirkan air bersih dengan kualitas mumpuni sekaligus menekan biaya pengeluaran rumah tangga warga setempat secara signifikan.

Fasilitas air bersih ini diluncurkan melalui program kolaborasi pembangunan jaringan pipa antara PAM JAYA dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kehadiran layanan ini menjadi solusi bagi pemenuhan kebutuhan sanitasi yang lebih sehat bagi masyarakat lokal.

Penghematan anggaran belanja bulanan diakui langsung oleh Darkat, salah seorang warga Condet yang telah terfasilitasi layanan air perpipaan tersebut. Kualitas air baku yang jernih dinilai jauh lebih baik daripada kondisi air sumur di wilayahnya yang cenderung berwarna kuning.

"Air PAM sekarang cukup bagus, jernih dan saya merasa puas. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning. Dari sisi pengeluaran juga terasa lebih hemat. Dulu kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp600 ribu per bulan, sekarang sekitar Rp400 sampai Rp450 ribu. Jadi saya berterima kasih kepada PAM JAYA karena sudah masuk ke lingkungan kami," ujar Darkat.

Dampak ekonomi positif dan kelancaran distribusi air bersih ini juga dirasakan oleh warga lain bernama Siti Nur dalam pemenuhan kebutuhan domestik sehari-hari.

"Air PAM bagus, bening, jernih untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp50 ribu sebulan," ungkap Siti Nur.

Perubahan kondisi fisik setelah beralih menggunakan air bersih dari jaringan perpipaan ini turut diutarakan oleh seorang warga bernama Nara.

"Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik," tutur Nara.

Proses pengerjaan proyek infrastruktur ini sebelumnya sempat memicu konsekuensi bagi pengguna jalan berupa penyempitan jalur, kemacetan lalu lintas, hingga polusi debu di beberapa lokasi. Kendati demikian, hasil dari pembangunan tersebut kini berbalik memberikan dampak positif jangka panjang bagi komunitas.

Pemasangan pipa secara masif di berbagai area Ibu Kota ini merupakan langkah strategis untuk mengejar target pemenuhan 100 persen cakupan layanan air perpipaan di Jakarta pada tahun 2029. Pemanfaatan instalasi ini juga ditujukan guna menekan laju eksploitasi air tanah yang memicu penurunan permukaan tanah Jakarta.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author