Kemensos Siapkan Tiga Gedung Baru Sekolah Rakyat di Kalsel
Kementerian Sosial menyiapkan tiga gedung baru Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan untuk menampung 270 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027, seperti dilansir dari Detikcom pada Rabu (10/6/2026).
Penyediaan fasilitas pendidikan ini menyasar anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi rentan di wilayah tersebut. Saat ini, progres pembangunan infrastruktur fisik untuk tiga gedung permanen tersebut telah mencapai angka 70 persen.
Lokasi pembangunan fasilitas pendidikan tersebut tersebar di tiga wilayah, yakni Banjarbaru, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu. Rincian daya tampung siswa baru mencakup 90 orang untuk tingkat SD, 90 orang tingkat SMP, dan 90 orang tingkat SMA.
"Kuota penerimaan peserta didik pada tahun ajaran baru 2026 memang disiapkan sebanyak 270 siswa yang tersebar pada tiga Sekolah Rakyat permanen di Banjarbaru, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu," kata Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin Yadi Muchtar.
Meskipun pengerjaan fasilitas utama ditargetkan selesai akhir bulan ini, sebanyak 225 anak sebetulnya sudah memulai kegiatan pembelajaran di gedung sementara. Proses penjaringan peserta didik dilakukan secara proaktif melalui skema penjangkauan langsung ke masyarakat kelas ekonomi terbawah.
"Untuk 2026 kami tidak melakukan penerimaan seperti sekolah biasa, tetapi melakukan penjangkauan kepada masyarakat yang masuk Desil 1 and Desil 2 melalui pendamping PKH (Program Keluarga Harapan) bersama Dinas Sosial," kata Yadi Muchtar.
Ketertarikan masyarakat terhadap program ini tergolong tinggi, terlihat dari adanya 200 anak di Banjarbaru yang menyatakan minat untuk bergabung. Selain itu, para siswa yang sudah belajar di gedung sementara juga telah menorehkan prestasi dalam lomba menggambar, menulis, hingga baris-berbaris.
"Harapan dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) sekitar 20 Juni fasilitas utama sudah bisa digunakan, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan pada tahun ajaran baru," ujar Yadi Muchtar.