Pertamina dan BP Naikkan Harga BBM Non-Subsidi

Share

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bp resmi menaikkan harga produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis bensin mulai Rabu, 10 Juni 2026.

Dilansir dari pengumuman resmi perusahaan, harga Pertamax (RON 92) di DKI Jakarta melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Kenaikan signifikan juga terjadi di SPBU bp, dengan varian BP 92 yang meroket menjadi Rp16.670 per liter dari harga sebelumnya sebesar Rp12.390 per liter yang bertahan sejak Maret 2026.

Selain itu, jaringan SPBU bp turut mengumumkan melalui akun Instagram resminya bahwa varian BP Ultimate mengalami penyesuaian harga dari Rp12.930 per liter menjadi Rp17.240 per liter.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa langkah penyesuaian harga komoditas energi nonsubsidi ini telah mengambil pertimbangan matang dari fluktuasi harga minyak mentah global serta pergerakan pasar keekonomian.

"Penyesuaian harga Pertamax and Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujar Roberth MV Dumatubun, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga.

Keputusan perubahan harga ini dipastikan tetap melibatkan koordinasi erat bersama pihak regulator demi menjaga stabilitas distribusi energi di tengah masyarakat nasional.

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," ujar Roberth MV Dumatubun, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga.

Manajemen Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan pasokan produk tetap aman di seluruh jaringan pengisian bahan bakar di Indonesia.

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina," kata Roberth MV Dumatubun, Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga.

Masyarakat dapat memantau perkembangan tarif terbaru melalui saluran informasi resmi, aplikasi MyPertamina, maupun kanal komunikasi Pertamina Patra Niaga.

Di sisi lain, harga untuk jenis BBM Pertamina lainnya tercatat tidak mengalami perubahan, seperti Pertamax Turbo yang tetap Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

BBM bersubsidi juga dipastikan stabil dengan Pertalite tetap seharga Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter, sementara solar nonsubsidi BP Ultimate Diesel di SPBU bp bertahan di angka Rp25.060 per liter sejak awal Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author