San Antonio Spurs Tekuk New York Knicks di Game 3 Final NBA

Share

San Antonio Spurs memetik kemenangan 115-111 atas tuan rumah New York Knicks pada Game 3 Final NBA di Madison Square Garden, Senin malam waktu setempat, untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 dalam seri perebutan gelar juara.

Hasil pertandingan ini sekaligus mengakhiri tren positif 13 kemenangan beruntun milik New York Knicks di babak playoff, serta memastikan kompetisi akan berlanjut hingga Game 5 di San Antonio.

Pebasket San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, tampil mendominasi dengan mencetak 32 poin, delapan rebound, dan enam asis setelah sempat melakukan kesalahan penentu pada laga sebelumnya.

"Di rumah itu benar-benar terasa seperti bermain enam lawan lima," kata Victor Wembanyama, senter San Antonio Spurs.

Pemain berusia 22 tahun itu tersenyum setelah membawa timnya bangkit dari ketertinggalan 64-57 di paruh pertama melalui torehan 35 poin bagi Spurs di kuarter ketiga.

"Saya rasa. Namun, saya sama sekali belum mendekati level Trae Young," kata Victor Wembanyama, senter San Antonio Spurs.

Punggawa asal Prancis tersebut kemudian menegaskan bahwa fokus tim saat ini adalah mempertahankan performa karena tantangan ke depan akan semakin berat.

"Kami telah melakukan apa yang seharusnya kami lakukan, tetapi tugas ini sama sekali belum selesai," kata Victor Wembanyama, senter San Antonio Spurs.

Pernyataan tersebut ia sampaikan di ruang ganti setelah merebut kemenangan krusial di markas lawan.

"Kami bahkan belum setengah jalan. Yang tersulit masih akan datang," kata Victor Wembanyama, senter San Antonio Spurs.

Performa impresif sang pemain muda mendapat apresiasi langsung dari jajaran kepelatihan yang tidak meragukan kapasitasnya sejak awal laga.

"Ya, saya yakin Victor memiliki banyak sumber motivasi," kata Mitch Johnson, kepala pelatih San Antonio Spurs.

Arsitek strategi tim tamu tersebut menambahkan bahwa respons agresif dari pemain andalannya itu sudah sesuai dengan perkiraan tim.

"I don’t think any of us are surprised or expect anything different than a strong performance and him being on his front foot in terms of being in attack mode," kata Mitch Johnson, kepala pelatih San Antonio Spurs.

Mitch Johnson juga memuji bagaimana skema pertahanan anak asuhnya berjalan lebih rapi dibandingkan laga-laga sebelumnya.

"Eksekusi rencana permainan," kata Mitch Johnson, kepala pelatih San Antonio Spurs.

Evaluasi menyeluruh dilakukan sejak kuarter pertama untuk membendung atmosfer penonton tuan rumah yang memadati arena.

"Memulai di posisi yang tepat, komunikasi awal, pergantian posisi yang baik, pergeseran yang baik, memahami kapan kami berputar, mencapai pembalikan kami. Kemudian hanya bekerja melalui penguasaan bola," kata Mitch Johnson, kepala pelatih San Antonio Spurs.

Di sisi lain, kubu tuan rumah menyoroti buruknya aliran bola dan pergerakan pemain yang cenderung pasif pada laga kali ini.

"Kami hanya ingin berdiri dan melihat satu orang mendribel bola dalam jumlah banyak," kata Mike Brown, kepala pelatih New York Knicks.

Kekalahan ini memaksa New York Knicks untuk mempersiapkan strategi baru menjelang laga berikutnya.

"Harus terus bermain putus asa dan menjadi tim yang lebih putus asa," kata Mikal Bridges, pemain New York Knicks.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author