Nova Arianto Lepas Mathew Baker ke Timnas Indonesia Senior
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto merelakan Mathew Baker untuk bergabung ke Timnas Indonesia Senior dalam menghadapi dua laga FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik pada 5 dan 9 Juni 2026, seperti dilansir dari Bola.
Kebijakan tersebut diambil di tengah persiapan matang skuad Garuda Muda untuk berkompetisi dalam turnamen Piala AFF U-19 2026 yang berlangsung di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 4 hingga 14 Juni 2026. Mathew Baker merupakan figur krusial di sektor pertahanan tim nasional kelompok umur tersebut.
Langkah akomodatif Nova Arianto didasari oleh komitmennya terhadap jenjang karier para pesepak bola muda ke tingkat yang lebih tinggi. Nova Arianto menegaskan rasa bangganya terhadap perkembangan anak asuhnya yang mampu menembus level utama.
"Yang pertama pastinya saya sangat senang, karena gol terbesar saya sebagai pelatih timnas usia muda adalah ada pemain dari Timnas U-17 dan U-20 bisa masuk di tim senior. Saya ingin dibilang sukses kalau ada pemain dari U-17 dan U-20 bisa bergabung di tim senior," kata Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-19.
Ketiadaan Mathew Baker di lini belakang dinilai memberikan kesempatan besar bagi kematangan performa sang pemain ke depan. Nova Arianto berharap pemanggilan ini menjadi stimulus bagi pilar muda lainnya.
"Pastinya pencapaian yang luar biasa dari Baker dengan usianya saat ini mendapatkan kesempatan bermain di level senior dan pastinya baik untuk perkembangan Baker ke depan. Saya berharap ini menjadi pembuka jalan untuk pemain muda lainnya untuk mendapatkan kesempatan yang sama di tim senior," harap Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-19.
Absensi pemain Melbourne City tersebut dalam tiga laga fase Grup A Piala AFF U-19 tidak mengganggu stabilitas tim. Timnas Indonesia U-19 terbukti tetap mampu meraih kemenangan atas Myanmar U-19, Timor Leste U-19, dan Vietnam U-19 melalui kontribusi Ibra Ohorella dan Radityo Raharjo.
Ibra Ohorella diturunkan penuh saat menumbangkan Myanmar dengan skor 3-0 serta Vietnam dengan kedudukan 2-1, sementara Radityo Raharjo dipasang ketika mengalahkan Timor Leste 3-0. Mantan pelatih Arema dan Persibo Bojonegoro Gusnul Yakin memberikan apresiasi atas kedalaman skuad tersebut.
"Secara hierarki Nova Arianto tak kuasa menolak permintaan John Herdman. Secara pribadi, Nova Arianto pasti bangga jika ada pemainnya yang naik kelas ke level senior. Itu jadi prestasi sebagai pelatih dan sangat bermanfaat bagi si pemain," kata Gusnul Yakin, Mantan Pelatih Arema.
Gusnul Yakin awalnya mengaku sempat mempertanyakan keputusan pelepasan pemain kunci di tengah target besar turnamen regional. Namun, performa solid lini belakang di fase grup mengubah pandangan tersebut.
"Saya sempat heran, kok Nova Arianto melepas Mathew Baker. Padahal dia juga membutuhkan tenaga dia di Piala AFF U19. Sementara dia punya target berat di Timnas Indonesia U-19. Akhirnya saya salut atas kebijakan dan kedewasaan Nova Arianto sebagai pelatih yang tak egois," jelas Gusnul Yakin, Mantan Pelatih Arema.
Kualitas pemain pengganti terbukti mampu meredam kekhawatiran publik atas absennya Mathew Baker yang kini telah melakoni debutnya bersama tim senior dalam pertandingan melawan Oman.
"Ternyata Nova Arianto punya kedalaman tim bagus. Makanya dia tak ragu melepas Mathew Baker. Fokus pertama saya saat melihat Timnas Indonesia U-19 bermain adalah pemain yang mengisi posisi Mathew Baker. Ternyata ada Ibra Ohorella dan Radityo Raharjo yang punya kemampuan tak kalah dari Mathew Baker," tutur Gusnul Yakin, Mantan Pelatih Arema.