Ruben Onsu Hentikan Uang Nafkah Anak Karena Masalah Rincian Pengeluaran
Presenter Ruben Onsu menghentikan kiriman transfer uang nafkah anak selama enam bulan terakhir karena mempertanyakan transparansi detail penggunaan dana dari pihak mantan istrinya, Sarwendah. Polemik mengenai pengeluaran yang disebut mencapai Rp200 juta per bulan ini diungkapkan Ruben pada Selasa, 9 Juni 2026, dilansir dari HaiBunda.
Pria berusia 42 tahun tersebut menegaskan haknya untuk mengetahui secara jelas setiap rincian pengeluaran untuk kebutuhan anak-anaknya. Ruben mengharapkan adanya kerja sama dalam proses pencatatan pengembalian dana atau reimburse yang diajukan kepadanya.
"Gini, itu sudah diceritakan sebenarnya kemarin, dan itu sudah diceritakan secara detail. Terus katanya dirinci, reimburse, ya memang benar. Tapi gue berhak untuk bertanya, ini apa? Lalu ada rinciannya segini, mana rinciannya?" ujar Ruben Onsu.
Ruben mengonfirmasi bahwa dirinya tetap berkomitmen penuh untuk memenuhi keperluan sang anak, namun kejelasan dokumen pendukung tetap menjadi fokus utamanya.
"Maksud saya bekerja sama dari sisi yang situnya gitu lho. Jadi, untuk keperluan anak ya oke, mana rinciannya?" kata Ruben Onsu.
Komunikasi yang berjalan di antara kedua belah pihak diakui Ruben sering memicu kesalahpahaman. Ia merasa ruang diskusi mengenai nafkah tersebut kerap berujung pada pertengkaran.
"Setiap habis nanya sesuatu ribut. Giliran gue akhirnya pancing, langsung marah," kata Ruben Onsu.
Mantan suami Sarwendah ini menyatakan tidak berniat memicu konflik baru melalui pertanyaan-pertanyaannya. Langkah tersebut murni diambil demi memperoleh kejelasan mengenai hak darah dagingnya sendiri.
"Ini anak gue, itu darah daging gue. Jadi gue masih hidup. Gue cuma di poin anak," kata Ruben Onsu.
Ruben juga membuka kesempatan bagi pihak mantan istri untuk memberikan klarifikasi yang seimbang agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
"Jadi, siapapun boleh memberikan hak menjawab gitu lho. Jadi supaya imbang, suka atau tidak, percaya atau tidak, gue tidak mencari itu," kata Ruben Onsu.
Pernyataan ini sengaja ia sampaikan ke publik sebagai bentuk tanggung jawab seorang ayah dan bukti bagi anak-anaknya di masa mendatang.
"Yang gue jawab adalah jika suatu saat nanti gue enggak ada kesempatan menjelaskan itu sama anak gue, minimal ucapan ini bisa menjadi bukti untuk gue ke depan," kata Ruben Onsu.
Ruben meyakini bahwa situasi komunikasi dengan ibu dari anak-anaknya tersebut sebenarnya bisa berjalan baik tanpa adanya pengaruh dari pihak luar.
"Ada perjuangan ayahnya untuk dia (anak-anak). Ada perjuangan ayahnya rindu. Saya tahu banget ibunya anak-anak itu kalau tidak ada yang mengompori, dia tidak begitu," kata Ruben Onsu.