Stadion Utama GBK Berpeluang Jadi Lokasi Konser BTS

Share

Jakarta kini tengah menarik perhatian para pencinta musik internasional terkait potensi penyelenggaraan konser grup K-Pop legendaris, BTS. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi venue yang ramai diperbincangkan sebagai lokasi sekuel pertunjukan mereka.

Pembahasan ini memicu rasa penasaran publik mengenai daya tampung riil stadion terbesar di Indonesia tersebut jika digunakan untuk konser dengan kapasitas penuh. Penggemar ingin memastikan jumlah penonton yang dapat diakomodasi dalam sirkuit panggung berskala global.

Seperti dikutip dari Bloombergtechnoz, pengelolaan Gelora Bung Karno mencatat bahwa stadion ikonik ini memiliki kapasitas dasar sekitar 78.000 kursi tribun. Seluruh fasilitas tempat duduk telah menerapkan sistem single seat flip up demi menyelaraskan dengan standar kenyamanan serta keamanan internasional.

Kapasitas puluhan ribu kursi tersebut dirancang untuk konfigurasi laga olahraga, khususnya sepak bola. Angka daya tampung SUGBK setelah renovasi masif umumnya bergerak di kisaran 77.000 hingga 78.000 penonton, menjadikannya salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Namun, perhitungan untuk kompetisi olahraga tidak bisa diterapkan begitu saja pada konser musik. Terdapat aspek teknis operasional yang membuat jumlah bangku yang tersedia bagi penonton konser mengalami penyesuaian signifikan.

Penyelenggaraan konser megah mengharuskan sebagian area fisik stadion dialokasikan sebagai ruang produksi. Promotor harus menyediakan tempat bagi panggung utama, ruang kontrol audio visual, instalasi rigging, layar raksasa, hingga koridor evakuasi darurat.

Faktor penempatan panggung memegang peranan krusial dalam menentukan jumlah tiket yang dilepas ke pasar. Skenario panggung di salah satu sisi tribun berkonsekuensi pada penutupan area duduk di belakangnya karena kendala jarak pandang penonton.

Sebaliknya, area rumput lapangan sepak bola dapat dialihfungsikan menjadi zona festival atau standing. Mekanisme ini justru berpotensi mendongkrak kuota penonton karena tidak terpaku pada ketersediaan kursi di tribun semata.

Secara umum, pementasan musik skala besar di Stadion Utama GBK diperkirakan dapat menampung antara 60.000 sampai 80.000 orang. Fluktuasi angka ini sangat bergantung pada cetak biru tata letak panggung serta protokol keselamatan dari pihak promotor.

Apabila manajemen produksi memilih struktur panggung yang ringkas, persentase tribun yang dibuka otomatis lebih maksimal. Namun, tuntutan visual yang kompleks dari artis internasional biasanya memakan ruang yang jauh lebih besar.

Estimasi Jumlah Penonton Konser BTS

Para pengamat di industri hiburan memproyeksikan estimasi konservatif untuk konser BTS berada di angka 55.000 hingga 65.000 penonton. Angka ini jamak terjadi jika kebutuhan panggung menuntut penutupan area tribun dalam jumlah masif.

Spesifikasi standar konser global memang membutuhkan ruang penunjang yang luas untuk pergerakan kru, tata suara, dan barikade pengaman. Kendati demikian, batas atas kapasitas tetap bisa menyentuh angka 70.000 hingga 78.000 penonton jika area festival di lapangan dimaksimalkan.

Kepastian kuota tiket baru bisa terkonfirmasi setelah promotor merilis denah resmi atau layout kursi pertunjukan. Istilah kapasitas penuh dalam industri konser merujuk pada habisnya seluruh kuota yang dipasang berdasarkan layout, bukan dari total bangku fisik stadion.

Jika promotor menetapkan batas aman penjualan di angka 65.000 tiket dan seluruhnya habis, maka konser dinyatakan terjual habis. Langkah pembatasan ini juga mengikat pada pemenuhan regulasi perizinan, kepadatan massa, serta kemudahan akses keluar masuk sirkuit stadion.

Bagi para penggemar BTS atau ARMY, pemahaman ruang ini krusial mengingat tingginya kompetisi berburu tiket, terutama jika acara hanya bergulir satu hari. Terlebih, total tiket bersih untuk publik masih harus dibagi ke beberapa kategori dan alokasi khusus sponsor maupun undangan internal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author