AHM Kritik Promosi Vulgar Hotel Melati di Kota Mataram

Share

Asosiasi Hotel Mataram (AHM) mengkritik keras aksi promosi bermuatan vulgar oleh sejumlah akomodasi hotel melati di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang mendadak viral di aplikasi TikTok baru-baru ini. Langkah pemasaran tersebut dikhawatirkan dapat merusak citra wilayah setempat sebagai destinasi wisata yang ramah untuk semua kalangan, seperti dilansir dari Detik Travel pada Senin (8/6/2026).

Ketua AHM Mataram, Made Adiyasa, memberikan penegasan bahwa narasi konten video yang beredar di media sosial itu telah melewati batas kewajaran bisnis perhotelan karena terang-terangan melanggar norma kesusilaan. Beberapa hotel melati terpantau menawarkan jaminan keamanan dari razia petugas serta menggunakan diksi yang mengarah pada aktivitas seks bebas.

"Sebagai organisasi yang menaungi perkumpulan hotel, ya sayang banget cara promosinya. Menurut kita sudah kebablasan. Kenapa tidak promosi yang lebih santun, lebih bijaklah," kata Made Adiyasa, Ketua AHM Mataram pada Minggu (7/6/2026).

Pihak asosiasi menyatakan bahwa pengelola bisnis yang meluncurkan strategi pemasaran negatif tersebut bukan merupakan bagian dari keanggotaan resmi organisasi perhotelan setempat.

"Bukan anggota AHM," tegas Made Adiyasa, Ketua AHM Mataram.

Pihak manajemen asosiasi mencemaskan efek jangka panjang dari pola pemasaran tersebut terhadap ekosistem pariwisata daerah, terutama saat memasuki pertengahan tahun menjelang musim liburan. Salah satu akomodasi di Jalan Pejanggik bahkan membandingkan aktivitas seksual di ruang terbuka dengan tarif menginap Rp 170 ribu yang aman dari gerebekan.

"Tidak semua orang tujuannya masuk ke hotel itu disamaratakan. Jadi itu yang kami khawatirkan, ini adalah promosi negatif untuk kota kita," kata Made Adiyasa, Ketua AHM Mataram.

Guna menjaga iklim usaha yang kondusif dan aman di wilayah tersebut, AHM mengimbau seluruh pelaku industri perhotelan di Kota Mataram untuk senantiasa mengedepankan etika pariwisata.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author