Ronald Koeman Soroti Lini Serang Belanda Usai Tekuk Uzbekistan
Pelatih Tim Nasional Belanda Ronald Koeman mengkritik tajam performa barisan penyerangnya setelah timnya meraih kemenangan tipis 2-1 atas Uzbekistan dalam laga uji coba di New York pada Senin, 8 Juni 2026.
Evaluasi tersebut diberikan karena para pemain depan Oranje dinilai terlalu sering membuang peluang emas di depan gawang lawan, berkaca dari hasil minor pada dua pertandingan persahabatan terakhir mereka.
Koeman tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap efisiensi lini serang yang membuang sejumlah kesempatan matang sepanjang pertandingan berlangsung.
"Ini memang sedikit membuat pusing," keluh Ronald Koeman mengenai peluang-peluang yang terlewatkan oleh timnya kepada NOS.
Sang pelatih kemudian merinci beberapa momen krusial pada paruh pertama pertandingan ketika para pemainnya gagal mengonversi peluang menjadi gol.
"Hari ini pun, di babak pertama ada dua atau tiga peluang besar. Summerville salah mengontrol bola, kalau tidak, dia akan berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Donyell Malen sendirian di depan gawang." kata Ronald Koeman.
Akibat kegagalan tersebut, Belanda harus berjuang hingga menit akhir setelah Uzbekistan sempat menyamakan kedudukan melalui gol di masa injury time yang dipicu kartu merah Guus Til.
"Kami menciptakan peluang, tapi kesulitan mencetak gol. Akibatnya, pertandingan tidak bisa diputuskan lebih awal. Dan kita juga bisa berakhir imbang dengan cara yang tidak menguntungkan." ujar Ronald Koeman.
Menanggapi pertanyaan jurnalis Jeroen Stekelenburg mengenai perubahan taktik untuk meningkatkan daya gedor, Koeman menyebutkan variasi serangan untuk mengoptimalkan peran penyerang sayap.
"Kami kadang bisa lebih sering berganti sisi. Untuk membawa Cody ke situasi satu lawan satu." jelas Ronald Koeman.
Meskipun demikian, pelatih berusia 63 tahun itu menegaskan bahwa instruksi dari pinggir lapangan memiliki batasan dan skuadnya harus menjaga kepercayaan diri.
“Saya tidak bisa berbuat apa-apa dari pinggir lapangan. Itu saja. Ini soal mempertahankan kepercayaan. Tapi jika melihat dua pertandingan terakhir, kita harus mencetak minimal tiga hingga empat gol dari lapangan. Tapi mari kita lihat sisi positifnya bahwa kita akan melakukannya pada Minggu,” cetus Ronald Koeman.
Ketika ditanya oleh Stekelenburg apakah dirinya akan meluapkan kemarahan dengan memukul meja akibat performa yang mengecewakan ini, Koeman meresponsnya dengan kelakar.
''Memukul meja dengan tinju…'' jawab Ronald Koeman sambil tertawa.
Mantan pelatih Barcelona tersebut lebih memilih untuk fokus memberikan penekanan aspek teknis ketajaman para pemain di area penalti lawan.
''Kamu hanya bisa menekankan bahwa mereka harus lebih tajam di depan gawang. Sekali lagi, hal positifnya adalah kamu menciptakan peluang. Kalau tidak, kamu benar-benar akan berpikir ini masalah yang memusingkan." tambah Ronald Koeman.
Koeman menutup evaluasinya dengan menegaskan bahwa anak asuhnya sebenarnya memiliki kapabilitas besar yang belum keluar secara maksimal dalam dua laga uji coba terakhir.
''Dan itu tidak benar. Karena kami memiliki kualitas untuk mencetak gol dari situ. Hanya saja itu tidak terjadi. Dan itulah hal yang kurang baik dari dua pertandingan ini,'' pungkas Ronald Koeman.
Timnas Belanda dijadwalkan melakoni pertandingan pembuka fase grup Piala Dunia 2026 melawan Jepang pada hari Minggu mendatang.