KPK Selidiki Komunikasi Eks Wamen Imipas Silmy Karim dengan Andrej Frey

Share

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki temuan mengenai adanya komunikasi antara mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim dengan warga negara Jerman, Andrej Frey, yang dikenal sebagai bos Kampung Rusia di Ubud, Bali.

Penyidik mengonfirmasi bahwa informasi mengenai interaksi tersebut kini sedang dikembangkan lebih lanjut dalam proses penyidikan, seperti dilansir dari Detikcom pada Senin (8/6/2026).

"Andrej Frey ya, yang orang Jerman ya? mungkin saya tidak bisa gambarkan secara detail karena memang ini sudah masuk substansinya, tapi betul ada informasi itu dan ini sedang sudah dikembangkan oleh penyidik," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Taufik Ahmad Husein.

Pendalaman ini dilakukan untuk melihat keterkaitan komunikasi tersebut dengan dugaan tindak pidana yang menjerat mantan pejabat imigrasi tersebut.

"Apakah itu juga masuk nanti di modus-modus pemerasan yang dilakukan oleh SK, itu juga akan dikembangkan nanti di penyidikan yang kita, yang sedang berjalan," ujar Taufik Ahmad Husein.

Sebelumnya, Andrej Frey telah ditangkap oleh pihak kepolisian terkait pelanggaran izin pemanfaatan lahan di Bali.

"Tersangka merupakan Direktur PT PARQ Ubud Partners, Direktur PT Tommorow Land Development Bali, dan Direktur PT Alfa Management Bali," kata Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya.

Kasus yang menjerat warga negara asing tersebut berkaitan dengan alih fungsi lahan pertanian yang dilindungi di Bali dan bermula dari adanya keluhan warga setempat.

Dalam perkara terpisah, KPK telah menahan Silmy Karim bersama tujuh orang lainnya atas dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait pengurusan izin tinggal keimigrasian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author