Astronaut Misi Artemis IV Bakal Pakai Pakaian Dalam Canggih Desain Prada
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah bersiap untuk meluncurkan misi Artemis IV yang dijadwalkan terbang pada tahun 2028. Dalam misi bersejarah tersebut, para awak astronaut bakal mengenakan pakaian khusus yang dirancang oleh merek fesyen mewah ternama dunia, Prada.
Pakaian antariksa tersebut diproduksi melalui kerja sama strategis antara perusahaan kedirgantaraan Axiom Space dan Prada. Kolaborasi kedua pihak ini sebelumnya telah memperkenalkan baju luar angkasa Axiom Extravehicular Mobility Unit (AxEMU) pada tahun 2024 sebagai pelindung lapisan luar dari cuaca ekstrem Bulan.
Seperti dilansir dari Detik iNET, kini mereka memamerkan komponen pakaian dalam khusus yang diberi nama Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG). Komponen ini berfungsi sebagai pengatur suhu agar para astronaut tetap merasa sejuk dan nyaman sewaktu menggunakan lapisan AxEMU.
"Setiap menit yang dihabiskan para astronaut di luar kendaraan mereka, LCVG akan bekerja untuk menjaga keselamatan mereka," kata Russell Ralston, Senior Vice President of Spacecraft Development Axiom Space dalam pernyataan resminya.
"Sistem ini mengatur lingkungan termal mereka, mendukung pernapasan mereka, dan melakukan semuanya saat mereka memacu tubuh mereka hingga batas maksimal. Kolaborasi kami dengan Prada telah membawa kemampuan tersebut ke tingkat yang tidak mungkin kami achive sendiri," sambungnya.
Pakaian dalam LCVG mengadopsi model serupa long john yang diintegrasikan dengan jaringan pipa elastis. Saluran ini berfungsi mengalirkan air bersuhu dingin ke seluruh area tubuh guna menyerap sekaligus membuang panas ke ruang hampa udara.
Inovasi teranyar pada LCVG ini terletak pada ketersediaan sistem cadangan internal. Mekanisme pendukung tersebut akan langsung mengambil alih fungsi kendali apabila sistem utama mengalami gangguan teknis di luar angkasa.
Fungsi Ventilasi dan Riwayat Desain NASA
Selain mengendalikan temperatur tubuh, LCVG berperan sebagai sistem sirkulasi udara melalui pipa khusus yang menyalurkan oksigen ke helm astronaut. Jalur ini sekaligus membersihkan karbondioksida sisa pernapasan untuk dialirkan menuju filter penyaring agar dapat digunakan kembali.
Langkah NASA memadukan teknologi antariksa dengan estetika fesyen kelas atas bukan yang pertama kali terjadi. Institusi tersebut tercatat pernah membiayai proyek BioSuit buatan profesor Dave Newman dari Massachusetts Institute of Technology yang dikembangkan bersama arsitek Guillermo Trotti.