Google Pindahkan Produksi Smartphone Pixel dari China ke Vietnam
Google memberi tahu para pemasoknya mengenai rencana pemindahan seluruh lini produksi perangkat Pixel keluar dari China menuju Vietnam dan India mulai tahun 2027. Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan sukses mengembangkan generasi ponsel Pixel 11 di Vietnam pada 2026.
Langkah pemindahan pabrik ini mencakup seluruh ekosistem produk hardware, mulai dari telepon seluler pintar, jam tangan pintar, hingga earphone nirkabel. Produsen raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut akan menjadi merek ponsel global kedua setelah Samsung yang sepenuhnya memisahkan basis manufaktur perangkat kerasnya dari daratan China.
Proses manufaktur awal atau New Product Introduction (NPI) untuk lini ponsel premium Pixel 11, Pixel 11 Pro, dan Pixel 11 Pro Fold telah berhasil dilaksanakan di Vietnam. Keberhasilan perakitan ponsel yang memiliki kerumitan tinggi tersebut memberi keyakinan bagi manajemen Google untuk turut memindahkan fasilitas perakitan produk smartwatch serta earbuds.
Selain merelokasi basis produksi, Google berencana meningkatkan target pengiriman smartphone Pixel sebesar 8 hingga 10 persen pada tahun ini dibanding pencapaian tahun sebelumnya yang mencatatkan angka 12 juta unit. Perusahaan optimis dapat memperbesar pangsa pasar di kawasan Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa.
Untuk menekan tekanan lonjakan harga komponen chip memori global dari produsen seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron, Google menerapkan strategi penggabungan pesanan pasokan chip. Kebutuhan chip memori untuk lini bisnis komputasi awan (cloud computing) disatukan dengan pesanan komponen smartphone guna memperoleh posisi tawar harga yang lebih kuat.