Lamine Yamal Bersyukur Ousmane Dembele Raih Ballon dOr 2025
Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kini mulai mengalihkan fokusnya ke ajang terbesar dalam karier internasionalnya, yaitu Piala Dunia 2026. Turnamen di Amerika Utara tersebut bakal menjadi kompetisi besar kedua bagi pemain berusia 18 tahun itu bersama Timnas Spanyol setelah Euro 2024.
Kondisi fisik Lamine Yamal dilaporkan belum sepenuhnya pulih. Namun, sang penyerang diperkirakan tetap bisa ambil bagian dalam laga-laga awal Spanyol melawan Tanjung Verde dan Arab Saudi, seperti dikutip dari Bola.
Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, Lamine Yamal berbicara di kanal YouTube pribadinya untuk mengenang sejumlah momen penting. Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah pengalaman pertamanya tampil di turnamen besar Euro 2024 di Jerman.
Pemain sayap jebolan La Masia itu mengakui banyak belajar dari turnamen tersebut. Lamine Yamal merasa kini memiliki kesiapan mental yang jauh lebih baik untuk menghadapi tekanan di lapangan.
"Saya masih anak-anak. Saya belajar banyak terutama dari pertandingan pertama karena gugup pada awalnya dan merasakan ketegangan itu," ujar Yamal.
"Anda harus tetap tenang dan memahami bahwa turnamen seperti ini sangat panjang. Masih ada enam pertandingan lagi di depan Anda. Jika memainkan satu pertandingan dengan buruk, Anda masih memiliki Lime kesempatan berikutnya," imbuhnya.
Persaingan Ballon dOr 2025
Lamine Yamal juga menyinggung persaingannya dalam perebutan Ballon dOr 2025. Penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut akhirnya jatuh ke tangan penyerang PSG, Ousmane Dembele.
Pemain kelahiran 13 Juli 2007 itu mengaku sempat yakin akan membawa pulang trofi sepak bola tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, Lamine Yamal justru merasa hasil pemungutan suara itu menjadi pelajaran berharga.
"Sejujurnya, saya pikir akan memenanginya saat itu karena banyak hal yang terjadi sepanjang tahun tersebut," kata Yamal.
"Saya rasa sangat baik untuk saya bahwa Dembele yang memenanginya. Selain membantu saya berkembang sebagai pribadi, saya tidak merasa itu waktu yang tepat untuk memenangkannya karena saya masih terlalu muda dan mungkin belum benar-benar menghargai arti memenangkan Ballon dOr," tuturnya.
"Kita lihat saja apakah tahun ini giliran saya," ucap Yamal.
Hubungan Baik dengan Dembele
Ousmane Dembele yang kini berusia 28 tahun mengungguli Lamine Yamal dan rekan setimnya di PSG, Vitinha, dalam pemungutan suara Ballon dOr. Kendati kalah, Lamine Yamal menegaskan hubungannya dengan Ousmane Dembele tetap berjalan sangat baik.
"Ousmane dan saya memiliki hubungan yang sangat baik. Saya pernah menghabiskan waktu bersamanya, kami banyak berbicara, dan bahkan beberapa waktu lalu dia menanyakan kabar saya serta bercerita tentang dirinya," ungkap Yamal.
"Saya sangat senang dia yang memenanginya. Kami juga bersama di Dubai Awards dan Anda bisa melihat sendiri bahwa hubungan kami sangat baik. Kami masih saling berkomunikasi dari waktu ke waktu," tambah pemain jebolan La Masia tersebut.