Kelompok Houthi Larang Kapal Israel Melintasi Laut Merah

Share

Kelompok Houthi asal Yaman secara resmi mengumumkan larangan melintas bagi seluruh kapal milik Israel di kawasan Laut Merah pada Senin (8/6). Larangan total ini diberlakukan karena kelompok tersebut menegaskan hak mereka untuk melawan agresi Amerika Serikat dan Israel, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz.

Langkah tegas dari kelompok yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman ini diambil di tengah eskalasi konflik. Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran tersebut kini telah memasuki bulan keempat.

Pihak Houthi menyatakan bahwa tindakan pemblokiran ini merupakan bagian dari operasi militer resmi mereka di wilayah perairan tersebut.

"Kami mengumumkan larangan penuh dan total terhadap pelayaran maritim Israel di Laut Merah," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan pada Senin (8/6).

Melalui pernyataan tertulis yang sama, kelompok yang didukung oleh Iran ini juga menegaskan status dari setiap pergerakan yang dilakukan oleh pihak musuh di wilayah hukum mereka.

"Kami menganggap seluruh pergerakan musuh sebagai target militer yang sah bagi Angkatan Bersenjata kami," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan pada Senin (8/6).

Aksi penyerangan terhadap jalur maritim ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi sejak ketegangan di Timur Tengah memanas. Ketika perang Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023, Houthi sudah mulai menyerang kapal-kapal yang mereka anggap menuju atau memiliki keterkaitan dengan Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author