Harga Bekas Toyota Vellfire 2010 Turun Mulai Rp150 Jutaan

Share

Toyota Vellfire lama dikenal sebagai MPV premium ikonik yang lekat dengan citra pengusaha hingga selebritas. Kendaraan ini menjadi simbol kemewahan di Indonesia berkat desain eksklusif dan kenyamanan kabinnya.

Dikutip dari Moladin, harga pasaran untuk unit bekas Toyota Vellfire keluaran tahun 2010 kini sudah jauh lebih terjangkau. Pembeli dapat membawa pulang MPV ini dengan dana yang setara dengan mobil keluarga baru.

Banderol untuk unit bekas lansiran 2010 berada di kisaran Rp150 juta sampai Rp260 juta. Angka tersebut sangat dipengaruhi oleh varian, jarak tempuh, riwayat perawatan, hingga kelengkapan fitur kendaraan.

Estimasi nilai jual tersebut berlaku untuk area Jabodetabek pada Juni 2026. Nominalnya bervariasi bergantung pada kualitas fisik dari masing-masing unit yang tersedia di pasar.

Daftar Estimasi Harga Pasaran Toyota Vellfire 2010 Bekas
Varian Kisaran Harga
Vellfire 2.4 Z / Z Premium Sound Rp160 juta – Rp235 juta
Vellfire 2.4 V / V Premium Sound (CBU) Rp175 juta – Rp260 juta

Perbandingan Spesifikasi Tipe Z dan Tipe V

Generasi pertama Toyota Vellfire yang mengaspal pada periode 2008 hingga 2011 memakai jantung mekanis berkode 2AZ-FE. Mesin bensin berkapasitas 2.4 liter ini memproduksi tenaga 170 PS lewat transmisi CVT.

Perbedaan mendasar dari kedua varian ini berada pada sektor eksterior serta kelengkapan interior. Tipe Z mengusung karakter sporty dengan kosmetik bodi khusus, bumper agresif, side skirt, dan velg berukuran 18 inci.

Varian Z sering menjadi incaran konsumen berjiwa muda atau modifikator yang menyukai tampilan gagah. Sementara itu, tipe V hadir untuk mengakomodasi nuansa kabin yang lebih mewah dan premium.

Fasilitas hiburan tipe V dibekali opsi Premium Sound serta material interior yang lebih berkelas untuk penumpang baris kedua. Kelengkapan fitur ini membuat harga barunya dahulu lebih tinggi dari tipe Z.

Biaya operasional seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menjadi poin penting sebelum meminang mobil ini. Pajak tahunan MPV mewah bermesin 2.400 cc ini berada di atas rata-rata mobil keluarga biasa.

Beban pajak tahunan untuk Toyota Vellfire 2010 berkisar antara Rp4,5 juta hingga Rp5,5 juta. Angka ini belum menghitung tarif progresif jika unit tersebut berstatus sebagai kepemilikan kendaraan kedua atau seterusnya.

Pemilik juga wajib membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) senilai Rp143 ribu. Proses pelunasan biaya ini dilakukan bersamaan dengan perpanjangan STNK tahunan.

Rincian Estimasi Biaya Pajak Tahunan Toyota Vellfire 2010
Komponen Estimasi Biaya
PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) Rp4,5 juta – Rp5,5 juta
SWDKLLJ Rp143 ribu
Total Estimasi Pajak Tahunan Rp4,64 juta – Rp5,64 juta

Besaran pajak kendaraan berpotensi berbeda pada setiap wilayah registrasi. Perhitungan akhir mengacu pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) serta regulasi yang ditetapkan pemerintah daerah.

Pertimbangan Kelebihan dan Kekurangan Unit

Membeli mobil yang sudah berusia di atas 15 tahun membutuhkan analisis mendalam mengenai nilai gunanya pada tahun 2026. Sektor kenyamanan ruang kabin yang luas dan jok captain seat masih menjadi keunggulan utama.

Mesin 2.4 liter milik Vellfire memberikan performa yang halus untuk perjalanan harian maupun rute luar kota. Kelebihan lainnya adalah depresiasi harga yang sudah mentok sehingga nilai belinya setara mobil LCGC baru.

Namun, calon pengguna harus mengantisipasi konsumsi bahan bakar yang relatif boros jika dibandingkan MPV modern atau mobil hybrid. Biaya perbaikan komponen premium juga membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Komponen sensitif seperti suspensi kaki-kaki, motor penggerak pintu geser elektrik, dan panel interior memiliki harga suku cadang yang tinggi. Kondisi unit sangat bergantung pada pola pemeliharaan dari pemilik terdahulu.

Panduan Melakukan Inspeksi Mobil Bekas

Pengecekan riwayat servis berkala menjadi langkah awal untuk mendeteksi kualitas perawatan mobil. Kondisi jantung pacu dan sistem transmisi wajib dipastikan bebas dari kebocoran pelumas maupun suara kasar saat uji jalan.

Seluruh sistem kelistrikan mulai dari tombol pengaturan AC digital, jok elektrik, hingga mekanisme pintu geser harus beroperasi normal. Gangguan pada sektor elektrikal berpotensi memicu biaya perbaikan yang menguras dompet.

Sektor kenyamanan berkendara sangat bertumpu pada keandalan sistem suspensi. Pengemudi harus memastikan tidak ada bunyi asing saat mobil melewati polisi tidur atau jalanan yang tidak rata.

Calon pembeli disarankan memanfaatkan jasa pemeriksa profesional seperti Moladin Inspeksi (MoInspeksi) untuk mendeteksi kondisi riwayat mobil secara akurat. Layanan ini menguji ratusan titik krusial pada bodi, mesin, transmisi, hingga kelistrikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author