Kemenkeu Peringatkan Masyarakat Terkait Penyebaran Video Hoaks Deep Fake
Penyebaran konten manipulasi digital yang menyasar pejabat negara kembali terjadi. Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap rekaman video bohong yang beredar luas di berbagai media sosial.
Seperti dikutip dari Bloombergtechnoz, tayangan tersebut memuat informasi palsu mengenai satu keluarga yang mendadak kaya setelah mengeklaim telah menerima bantuan dana hibah. Rekaman itu secara sengaja mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Tayangan visual yang beredar beberapa waktu terakhir memperlihatkan ekspresi haru sebuah keluarga setelah mendapatkan dana hibah dalam jumlah besar. Pembuat konten palsu ini juga menampilkan figur yang sangat menyerupai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beserta nomor kontak yang diklaim sebagai jalur komunikasi resmi.
Tingginya perhatian publik terhadap kebenaran rekaman tersebut mendorong Pejabat dan Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan untuk merilis klarifikasi resmi. Berdasarkan hasil identifikasi lembaga tersebut, tayangan itu merupakan produk manipulasi teknologi digital.
Kemenkeu memastikan bahwa video yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diproduksi menggunakan teknologi deep fake. Rekayasa berbasis kecerdasan buatan ini mampu memalsukan figur publik sehingga seolah-olah menyampaikan pesan tertentu yang sebenarnya tidak pernah ada.
Pihak otoritas keuangan menegaskan bahwa konten tersebut sama sekali tidak diproduksi atau disebarkan oleh kanal resmi pemerintah maupun oleh Menteri Keuangan secara pribadi. Oleh karena itu, publik diimbau untuk mengabaikan informasi di dalamnya sebelum melakukan pengecekan secara mandiri.
"Merupakan video hoaks deep fake," kata Kemenkeu dalam keterangan resmi, Senin (8/7/2026).
Manipulasi informasi dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence kini menjadi tantangan berat di ruang digital. Penggunaan peranti deep fake memungkinkan pelaku mengubah aspek wajah, suara, hingga gestur tubuh seseorang agar terlihat sangat autentik.
Melihat fenomena tersebut, Kementerian Keuangan mendorong penguatan literasi digital di kalangan masyarakat luas. Setiap pesan atau pengumuman yang berkaitan dengan program bantuan pemerintah, dana hibah, investasi, maupun tata kelola keuangan negara wajib dikonfirmasi melalui saluran resmi.
Kemenkeu menekankan bahwa setiap regulasi, program kerja, dan informasi publik dari pemerintah hanya disiarkan lewat saluran komunikasi resmi yang telah terverifikasi. Publik diharapkan bertindak lebih kritis saat menerima informasi dari sumber yang tidak valid atau pesan berantai di media sosial.
Selain menyebarkan berita bohong, tindakan manipulasi informasi ini rawan disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk melancarkan aksi penipuan. Skema kejahatan digital digital ini kerap memanfaatkan reputasi pejabat negara demi meyakinkan calon korban.
Terkait peredaran video tersebut, warga diimbau keras untuk tidak menghubungi nomor telepon yang tertera di dalam tayangan. Masyarakat juga dilarang memberikan data pribadi kepada pihak manapun yang mengeklaim sebagai representasi pejabat pemerintah tanpa adanya validasi resmi.
Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Keuangan telah menyediakan saluran pengaduan bagi masyarakat yang mendeteksi indikasi penyebaran informasi palsu terkait keuangan negara. Laporan resmi dapat diteruskan melalui layanan Contact Center Kemenkeu PRIME.
Masyarakat dapat mengakses layanan ini melalui sambungan telepon ke nomor 134 atau melalui pesan WhatsApp di nomor 0813-1000-4134. Layanan ini beroperasi setiap hari kerja, mulai Senin sampai Jumat, pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Upaya verifikasi mandiri juga bisa dilakukan dengan memantau situs web resmi Kementerian Keuangan serta akun media sosial resmi lembaga yang tersebar di platform digital terverifikasi. Langkah penapisan informasi menjadi proteksi paling efektif guna menekan dampak kerugian akibat berita bohong.
"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya," jelasnya.
Kemenkeu mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada penawaran bantuan dana instan ataupun janji keuntungan finansial yang tidak rasional. Pemerintah menjamin seluruh program resmi selalu diumumkan lewat saluran komunikasi yang akuntabel dan dapat diakses secara terbuka.