Harga Pangan 8 Juni 2026 Cabai Rawit Hijau Melonjak Rp69200 per Kg

Share

Harga rata-rata komoditas cabai di pasar tradisional mencatatkan penurunan pada minggu pertama Juni 2026. Meski begitu, lonjakan tajam justru terjadi pada komoditas cabai rawit hijau.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, harga cabai rawit hijau meroket hingga 15,92 persen atau naik Rp9.500 dari harga sebelumnya. Komoditas ini sekarang menyentuh angka Rp69.200 per kg pada perdagangan Senin (8/6/2026).

Berbanding terbalik dengan cabai rawit hijau, kelompok cabai lainnya justru kompak mengalami penurunan harga yang cukup signifikan di pasar tradisional.

Harga cabai merah keriting tercatat anjlok sebesar 20,52 persen atau merosot Rp14.000 menjadi Rp55.000 per kg. Penurunan ini memperlihatkan koreksi harga yang cukup besar bagi para konsumen.

Selanjutnya, harga cabai rawit merah juga menyusut 10,06 persen atau turun Rp8.000 hingga menyentuh Rp73.750 per kg. Sementara itu, komoditas cabai merah besar melorot 18,53 persen menjadi Rp58.900 per kg.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, tren penurunan ini juga diikuti oleh sektor tanaman hortikultura lainnya.

Harga bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan tipis 2,36 persen atau berkurang Rp1.200 menjadi Rp52.000 per kg. Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang justru melonjak 18,03 persen atau naik Rp6.900 menjadi Rp45.500 per kg.

Daftar Perubahan Harga Komoditas Cabai dan Bawang pada 8 Juni 2026
Jenis Komoditas Harga Aktual (per Kg) Persentase Perubahan
Rp69.200 Naik 15,92% Rp55.000
Turun 20,52% Rp73.750 Turun 10,06%
Rp58.900 Turun 18,53% Rp52.000
Turun 2,36% Rp45.500 Naik 18,03%

Pergerakan Harga Beras dan Minyak Goreng

Di sisi lain, sejumlah kebutuhan pokok masyarakat bergerak secara variatif. Harga rata-rata untuk beras kualitas bawah I dilaporkan stagnan pada angka Rp14.550 per kg.

Namun, kenaikan terjadi pada beras kualitas bawah II yang merangkak naik 6,23 persen atau bertambah Rp900 menjadi Rp15.350 per kg. Beras kualitas medium I juga naik tipis 0,31 persen menjadi Rp16.250 per kg.

Pergerakan berbeda dialami beras kualitas medium II yang terkoreksi turun 0,31 persen menjadi Rp16.050 per kg. Untuk beras kualitas super I, harga naik 1,43 persen menjadi Rp17.700 per kg, sedangkan kualitas super II turun 0,88 persen menjadi Rp16.800 per kg.

Dinamika harga beras ini berlangsung di tengah langkah antisipasi Kementerian Pertanian dalam menghadapi dampak El Nino. Pemerintah mempercepat masa tanam padi di berbagai daerah sentra produksi.

Langkah percepatan ini diambil demi menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, menaikkan indeks pertanaman, sekaligus mengamankan target swasembada pangan dari tantangan perubahan iklim global.

Sementara itu, komoditas gula pasir lokal mengalami penurunan tipis sebesar 0,52 persen menjadi Rp19.000 per kg. Sebaliknya, minyak goreng curah merangkak naik 1,95 persen menjadi Rp20.950 per kg.

Minyak goreng kemasan bermerek 1 di pasar tradisional turun 3,13 persen menjadi Rp23.250 per kg. Untuk kemasan bermerek 2, harganya tercatat naik menjadi Rp21.450 per kg.

Terakhir, harga telur ayam ras segar mengalami kenaikan 3,77 persen menjadi Rp31.650 per kg. Komoditas daging ayam ras segar justru turun 8,95 persen menjadi Rp35.600 per kg.

Penurunan harga juga terjadi pada sektor daging sapi. Daging sapi kualitas 1 turun 3,26 persen menjadi Rp145.600 per kg, dan daging sapi kualitas 2 menyusut 1,31 persen menjadi Rp139.650 per kg.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author