Gempa Filipina M 7,7 Picu Kepanikan Siswa di Gorontalo
Kepanikan melanda siswa dan guru di SDN 41 Hulontalangi, Kota Gorontalo, setelah sirene peringatan dini tsunami berbunyi akibat getaran gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pukul 07.37.42 Wita.
Para murid dan tenaga pengajar langsung berhamburan ke luar kelas untuk menyelamatkan diri menuju lapangan sekolah, seperti dilansir dari Detikcom. Pusat gempa dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terletak di laut dengan koordinat 5,80° LU dan 125,14° BT.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengonfirmasi adanya situasi darurat tersebut di lingkungan sekolah setelah menerima laporan dari lapangan.
"Informasi anak-anak sekolah di sana. Anak-anak SD 41 Hulonthalangi Kota Gorontalo lagi panik keluar dari dalam kelas karena ada bunyi sirene," kata Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh Tahir Laendeng.
Situasi tersebut sempat terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan kerumunan siswa bergegas ke area terbuka setelah memperoleh arahan dari guru. Bunyi alarm peringatan dipicu oleh pihak sekolah sebagai respons cepat terhadap guncangan gempa yang terasa di wilayah tersebut.
"Bunyi sirene dari sekolah itu sendiri yang guru akan bunyikan, sehingga anak-anak takut karena ada gempa," tambah Moh Tahir Laendeng.