BI Catat Harga Bawang dan Minyak Goreng Merangkak Naik
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Bank Indonesia mencatat pergerakan variatif harga pangan tanah air dengan adanya kenaikan pada komoditas bawang merah dan seluruh jenis minyak goreng pada Minggu (7/6/2026).
Perkembangan harga ini dilansir dari Detik Finance, yang menunjukkan bahwa mayoritas komoditas hortikultura seperti cabai dan daging-dagingan justru kompak mengalami penurunan harga secara signifikan.
Berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, lonjakan harga terjadi pada bawang merah sebesar 6,99 persen sehingga menjadi Rp 54.350 per kilogram.
Peningkatan harga juga dialami oleh seluruh jenis minyak goreng, di mana varian curah naik 0,73 persen menjadi Rp 20.700 per kilogram dan kemasan bermerek 1 melonjak 0,21 persen menjadi Rp 24.050 per kilogram.
Sebaliknya, stabilitas harga terjadi pada beras medium I yang bertahan di angka Rp 16.200 per kilogram, sedangkan beras kualitas super I naik 0,29 persen menjadi Rp 17.500 per kilogram dan kualitas bawah I naik 0,34 persen menjadi Rp 14.650 per kilogram.
Sementara itu, penurunan harga melanda komoditas cabai rawit merah sebesar 8,19 persen menjadi Rp 75.700 per kilogram dan cabai merah keriting menyusut 12,61 persen ke angka Rp 61.000 per kilogram.
Berikut adalah rincian data harga beras yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Bank Indonesia.
| Jenis Komoditas | Harga Per Kilogram | Perubahan Harga |
|---|---|---|
| Beras kualitas super I | Rp 17.500 | Naik 0,29% |
| Beras kualitas super II | Rp 16.950 | Harga tetap |
| Beras kualitas bawah I | Rp 14.650 | Naik 0,34% |
| Beras kualitas bawah II | Rp 14.450 | Harga tetap |