Kimi Antonelli Menangi F1 GP Monako 2026 Penuh Drama

Share

Pembalap muda tim Mercedes, Kimi Antonelli, kembali menunjukkan dominasi kuatnya pada ajang Formula 1 (F1) 2026. Pembalap berkebangsaan Italia tersebut sukses mengamankan kemenangan pada F1 GP Monako yang berlangsung penuh drama, Minggu (07/06/2026).

Kemenangan krusial ini membuat Kimi Antonelli semakin memperlebar keunggulan poinnya dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. Seperti dilansir dari Bola, pembalap berusia 19 tahun tersebut tampil sangat tenang sejak mengawali balapan dari posisi terdepan atau pole position.

Kimi Antonelli sukses mempertahankan posisi terdepan tersebut hingga menyentuh garis finis. Hasil mengagumkan ini sekaligus menjadi kemenangan kelima secara berturut-turut bagi dirinya sepanjang musim kompetisi tahun ini.

Tepat di belakang Kimi Antonelli, pembalap senior Lewis Hamilton berhasil mengamankan posisi kedua setelah menyelesaikan balapan yang solid bersama tim Ferrari. Sementara itu, podium ketiga menjadi milik pembalap Red Bull, Isack Hadjar, setelah sejumlah penalti mengubah susunan akhir klasemen balapan.

Gelaran F1 GP Monako 2026 kali ini diwarnai oleh situasi yang tidak biasa di atas lintasan. Balapan jet darat ini sempat dihentikan total dengan berkibarnya bendera merah atau red flag setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan Charles Leclerc.

Selain kecelakaan tersebut, kerusakan pada permukaan lintasan juga memicu kekhawatiran besar terhadap keselamatan para pembalap. Setelah mengalami jeda yang cukup panjang, balapan akhirnya kembali dilanjutkan oleh pihak panitia.

Kimi Antonelli terbukti tetap mampu menjaga fokus dan mempertahankan keunggulannya dengan baik meskipun harus menghadapi momen restart yang menegangkan. Sebaliknya, Charles Leclerc yang tampil di hadapan publik pendukungnya sendiri harus menelan kekecewaan yang mendalam.

Insiden kecelakaan yang dialami Charles Leclerc pada fase akhir balapan tersebut seketika melenyapkan peluang besarnya untuk bisa naik ke atas podium. Nasib buruk di sirkuit jalan raya Monako ini ternyata tidak hanya dialami oleh Leclerc.

Nasib Buruk Verstappen dan Lando Norris

Juara dunia bertahan, Max Verstappen, bahkan gagal menyelesaikan balapan hingga garis finis. Pembalap andalan Red Bull tersebut harus menyudahi aksi lebih cepat karena mengalami kendala pada unit mesin mobilnya sejak awal lomba.

Kondisi serupa juga menimpa pembalap McLaren, Lando Norris, yang terpaksa mengakhiri balapan prematur akibat masalah daya pada jet darat miliknya. Hasil buruk ini menjadi pukulan yang sangat telak bagi tim McLaren yang sebenarnya tengah merayakan momen balapan ke-1.000 mereka di ajang F1.

Di sisi lain, tambahan poin penuh dari Monako semakin memperkuat status Kimi Antonelli sebagai kandidat terkuat untuk merengkuh gelar juara dunia F1 2026. Sebelum pencapaian ini, pembalap Mercedes tersebut memang sudah mengantongi empat kemenangan beruntun.

Keberhasilan di sirkuit jalan raya ini juga terasa semakin istimewa karena menempatkan Kimi Antonelli sebagai salah satu pemenang termuda dalam sejarah panjang F1 GP Monako. Prestasi besar ini sekaligus semakin mengukuhkan reputasi tingginya sebagai bintang masa depan di kompetisi balap mobil paling bergengsi di dunia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author