Max Verstappen Amankan Posisi Start Kedua GP Monako 2026

Share

Pebalap Oracle Red Bull Racing Max Verstappen berhasil mengamankan posisi start kedua dalam sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Monako di Sirkuit Monte Carlo pada Sabtu, 6 Juni 2026. Verstappen bangkit dari performa buruk di sesi latihan bebas ketiga untuk menempel ketat peraih pole position, Kimi Antonelli, dengan selisih 0,043 detik.

Hasil kualifikasi ini menempatkan Verstappen di baris depan, tepat di depan duo pebalap Ferrari, Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, yang secara berurutan menempati posisi ketiga dan keempat. Rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, mengamankan posisi kelima di depan pebalap Mercedes George Russell.

"If you would’ve told me yesterday [that I would] be on the front row, I definitely would’ve taken it." kata Verstappen, Pebalap Oracle Red Bull Racing.

Verstappen mengungkapkan bahwa mobilnya sempat mengalami kendala teknis sebelum kualifikasi dimulai, termasuk saat berada di posisi kelima pada sesi latihan bebas ketiga dengan selisih hampir satu detik dari Antonelli.

"Also [in final practice] this morning, I think we had some difficulties with the car, so heading into Qualifying and being up there I think was extremely positive." kata Verstappen, Pebalap Oracle Red Bull Racing.

Meskipun harus menghadapi kepadatan lalu lintas di lintasan dan jarak pembatas jalan yang sangat dekat, juara dunia empat kali tersebut mengaku puas dengan catatan waktu yang diperolehnya.

"Overall, of course, I’m very happy with how Qualifying went, how all the laps went, even though I had to deal with all the traffic and the walls." kata Verstappen, Pebalap Oracle Red Bull Racing.

Verstappen juga menyoroti karakteristik mobil spesifikasi musim 2026 yang dinilai lebih sulit dikendalikan dan lebih sensitif saat dipacu dalam kecepatan maksimal di trek jalan raya Monte Carlo.

"They are more on edge than the last few years, and also with the power that kicks in, driveability and shifts are all a bit different." kata Verstappen, Pebalap Oracle Red Bull Racing.

Menurutnya, menaklukkan mobil kualifikasi dengan putaran yang bersih memberikan kepuasan tersendiri bagi seorang pebalap.

"Once you get on top of it and get a clean lap out of it, especially in Qualifying you’re flat-out and on the limit, it’s very rewarding when it goes well." kata Verstappen, Pebalap Oracle Red Bull Racing.

Menatap balapan pada hari Minggu, Verstappen memprediksi momentum lepas start menuju tikungan pertama akan menjadi momen yang sangat krusial, terlebih prosedur start mobil spesifikasi terbaru memiliki kompleksitas tinggi.

"Let’s see in the start – these cars are quite complicated to start," tambah Verstappen, Pebalap Oracle Red Bull Racing.

Verstappen juga mewaspadai performa start mobil Ferrari di belakangnya yang dinilai cukup kuat sepanjang musim ini.

"I have two cars behind me that start quite well, but we’ll see. This was a good day, and I definitely enjoyed it in Qualifying." kata Verstappen, Pebalap Oracle Red Bull Racing.

Sementara itu, Lewis Hamilton yang menempati posisi ketiga berharap faktor cuaca dapat membantu mengubah jalannya balapan pada hari Minggu mengingat sulitnya melakukan aksi menyalip di Monako.

"Maksud saya, Anda tahu bagaimana balapan ini berlangsung," kata Hamilton.

Hamilton menilai balapan di Monako kerap berjalan seperti parade karena kondisi trek membuat mobil dan rem cepat panas, ditambah strategi yang biasanya hanya menggunakan satu kali pit stop.

"Ini sangat, sangat sulit." kata Hamilton.

Kendati demikian, Hamilton menegaskan akan tetap memberikan tekanan penuh kepada dua pembalap di depannya sejak awal balapan.

"Saya rasa tidak akan ada peluang menyalip. Saya harap kita bisa mendapatkan start yang sangat bagus, mungkin memberikan tekanan pada dua pembalap di depan. Dan kita mungkin membutuhkan hujan." kata Hamilton.

Hamilton juga mengaku bingung mengapa timnya kehilangan sebagian performa dan keseimbangan mobil menjelang kualifikasi, setelah sempat menjadi yang tercepat pada sesi latihan hari Jumat.

"Tapi tidak ada yang mustahil. Kita bisa memberikan tekanan, tapi akan sangat sulit untuk mengalahkan kedua pembalap ini. Kita punya dua pembalap hebat yang mengendarai mobil cepat dan sangat cepat sepanjang akhir pekan." kata Hamilton.

Pebalap asal Inggris tersebut menjelaskan bahwa ia sempat tertinggal sekitar 0,7 detik di sesi Q1 dan harus melakukan penyesuaian besar pada sayap mobilnya.

"Sayang sekali balapan ini umumnya seperti parade, dalam artian kita seringkali hanya saling mengikuti." kata Hamilton.

Hamilton berharap di masa depan ada perubahan regulasi yang bisa membuat balapan di sirkuit jalan raya ini menjadi lebih menarik bagi pebalap maupun penggemar.

"Mobil selalu terlalu panas, rem selalu terlalu panas, hanya karena kondisi treknya, dan kita hanya punya satu pit stop karena ban sangat keras dan seringkali sangat cepat aus." kata Hamilton.

Meski merasa mobilnya berada di ambang batas kenyamanan, Hamilton tetap bersyukur bisa memaksimalkan keseimbangan kendaraan yang ia miliki untuk mengamankan baris kedua.

"Saya harap ada cara jenius untuk membuat balapan ini lebih menyenangkan dari sudut pandang pembalap dan dari sudut pandang penggemar di masa depan." kata Hamilton.

Pihak Ferrari disebut akan menyelidiki lebih dalam mengenai perubahan perilaku mobil yang menyebabkan hilangnya kendali pada bagian belakang kendaraan.

"Saya tidak tahu, tetapi saya tetap akan memberikan segalanya dan mengganggu mereka sebisa mungkin dan mencoba memaksa mereka untuk tidak melewati tikungan-tikungan tertentu." kata Hamilton.

Hamilton meyakini bahwa tim tidak melakukan kesalahan dalam pengaturan, melainkan ada faktor lain yang berubah dari performa impresif mereka pada hari Jumat.

"Jadi saya tidak yakin apa yang salah. Kita akan menyelidikinya lebih dalam, tetapi saya pikir pada akhirnya, kita kehilangan kesempatan untuk memperebutkan baris depan menjelang kualifikasi dengan keseimbangan yang kita dapatkan." kata Hamilton.

Perubahan kecil sekecil satu milimeter diakui Hamilton sangat memengaruhi pengendalian mobil di lintasan Monte Carlo yang sempit.

"Jadi ini agak mengejutkan, tapi saya tetap bersyukur. Saya sudah memaksimalkan semuanya dengan keseimbangan yang saya miliki. Mobil berada di ambang batas dan saya pun berada di ambang batas semaksimal mungkin." kata Hamilton.

Hamilton menutup penjelasannya dengan memberikan apresiasi kepada para kompetitor yang berhasil mencetak catatan waktu impresif di akhir sesi kualifikasi.

"Saya rasa kami tidak salah dalam pengaturan, itulah masalahnya." kata Hamilton.

Pebalap Ferrari tersebut tetap optimistis bisa mengimbangi kecepatan rombongan depan saat balapan resmi dimulai.

"Saya rasa penyesuaian terkecil hanya sekitar satu milimeter di sini, satu milimeter di sana – penyesuaian terkecil, tetapi kami benar-benar perlu menyelidiki apa yang berubah, karena mobil benar-benar berbeda dari sebelumnya, dan entah mengapa saya kehilangan kendali bagian belakang, padahal saya memiliki keseimbangan yang baik hampir sepanjang akhir pekan." kata Hamilton.

Sesi balapan utama Grand Prix Monako 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026.

"Saya rasa dengan kecepatan yang kami miliki pada hari Jumat, kami bisa lebih dekat. Para pembalap lain mulai mencetak waktu yang luar biasa di akhir, jadi salut untuk mereka, dan kami akan berusaha keras besok." kata Hamilton.

Dilansir dari laporan crash.net dan pdiperjuanganbali.id, seluruh tim kini sedang mempersiapkan strategi final untuk mengantisipasi kompleksitas prosedur start dengan mobil regulasi baru.

"Mudah-mudahan, kami bisa mengimbangi dan siapa tahu, mungkin kami bisa memulai dengan sangat baik." kata Hamilton.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author