Lewis Hamilton Incar Start Terbaik Demi Menangi GP Monako 2026

Share

Pembalap Ferrari Lewis Hamilton membidik start terbaik sepanjang kariernya demi membuka peluang memenangi balapan Grand Prix Monako pada Minggu, 7 Juni 2026.

Peluang Hamilton terbuka setelah ia berhasil mengamankan posisi start ketiga dalam sesi kualifikasi yang krusial, di belakang pemimpin klasemen Kimi Antonelli dari tim Mercedes yang meraih pole position dan Max Verstappen dari Red Bull di posisi kedua.

Sesi kualifikasi di Monako menjadi momen paling menentukan musim ini karena karakter sirkuit jalan raya yang sangat sulit untuk melakukan aksi saling selip dalam kondisi normal.

Kendati demikian, regulasi baru musim ini memicu variasi performa start yang jauh lebih besar di antara para pembalap dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Tim Ferrari secara konsisten menunjukkan performa start yang kuat, sementara Antonelli justru kerap kesulitan melakukan lepas landas sejak awal musim ini.

Mengingat Verstappen juga mengalami kendala serupa dengan mobil Red Bull miliknya, Hamilton melihat adanya celah kecil untuk menekan di lintasan pendek menuju tikungan pertama.

"Now all attention turns to tomorrow, see how we can get the best start we've ever had and see if we can apply the pressure to these guys," kata Hamilton kepada Sky Sports F1.

Hamilton menyadari tantangan besar yang dihadapinya untuk menyalip di lintasan Monako yang sempit.

"I mean, we know how these races go. It's very difficult. I don't think there's overtaking," tambah Hamilton dalam konferensi pers terpisah.

Meskipun demikian, juara dunia tujuh kali itu tetap berharap bisa memberikan tekanan kepada dua pembalap di depannya sejak lampu start padam.

"I hope that we can get a really good start and maybe apply some pressure to the two," tutur Hamilton.

Hamilton mengakui keunggulan kecepatan yang dimiliki oleh para pesaingnya di baris depan sepanjang akhir pekan.

"It's going to be very hard to beat these two. You've got two great drivers who are in quick cars and have been very quick all weekend," jelas Hamilton.

Hamilton menegaskan akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengganggu fokus berkendara mereka.

"I'm going to still give it absolutely everything and try and hassle them as much as I can and try and force them into not making certain corners," pungkas Hamilton.

Di sisi lain, Antonelli saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 43 poin atas George Russell setelah memenangi empat balapan berturut-turut.

Pembalap muda Mercedes tersebut selalu kehilangan posisi dari pembalap di belakangnya pada setiap start musim ini, sebelum akhirnya menunjukkan kemajuan di GP Kanada.

"Starting in Montreal, for the first time I didn't lose… well, I still lost a place on Sunday, but for the first time I didn't lose like six or seven places, so it was a step forward," kata Antonelli.

Menghadapi balapan di Monako, Antonelli memilih untuk bersikap realistis dan menghindari manuver yang terlalu berisiko saat start.

"It's a pretty short run into Turn 1 in Monaco, so just need to get a clean start, don't try to do the magic start, and then we'll see from there," ujar Antonelli.

Bos Mercedes Toto Wolff turut menekankan pentingnya momen pelepasan kopling yang tepat bagi pembalapnya tersebut.

"I hope we get it right with the clutch and he needs to make himself wide like a tourist bus around Monaco," tutur Wolff kepada Sky Sports F1.

Wolff mengingatkan bahwa kegagalan mengantisipasi start akan membuat jalannya balapan menjadi sangat rumit.

"If you lose the start, or if you're not there, it's going to be really difficult," tegas Wolff.

Sementara itu, Verstappen mengakui memerlukan sedikit faktor keberuntungan agar bisa merebut posisi terdepan dari Antonelli di tikungan pertama.

"We need a bit of luck to try to jump Kimi into Turn 1," kata Verstappen kepada Sky Sports F1.

Pembalap Red Bull tersebut optimistis setelah mobilnya kembali kompetitif dan berniat memanfaatkan pengalamannya untuk mengungguli Antonelli.

"We'll see," tambah Verstappen.

Ketika dimintai pendapat mengenai situasi rival mudanya, juara dunia empat kali itu memberikan gurauan.

"So, when the lights go out, you (Antonelli) wait one second. That's my advice!" kelakar Verstappen.

Mantan juara dunia F1 Jenson Button memperkirakan akan terjadi persaingan sengit di tikungan pertama akibat keunggulan start yang dimiliki Ferrari.

"The exciting thing is Turn 1 – neither of the first two have had a good start this year, and then Lewis is in third," cetus Button selaku komentator Sky Sports F1.

Button memproyeksikan situasi start akan berlangsung sangat ketat dan penuh dengan aksi.

"It's so close. It's a short run to Turn 1. There's going to be some action," jelas Button.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author