Ganda Putra Raymond dan Joaquin Lolos ke Final Indonesia Open 2026
Pasangan ganda putra muda Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin sukses melangkah ke babak final turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2026 setelah mencetak serangkaian kemenangan atas pemain unggulan dunia, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz.
Pencapaian ini menjadi hasil nyata dari program pembinaan jangka panjang yang dijalankan PBSI bersama dukungan sponsor berkelanjutan dari BNI. Langkah impresif Raymond dan Joaquin menuju partai puncak sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masa depan prestasi bulu tangkis Indonesia di level internasional.
Apresiasi atas keberhasilan ini disampaikan oleh pihak sponsor yang melihat proses pembinaan konsisten sebagai kunci lahirnya atlet berprestasi global. Manajemen BNI menilai ekosistem pembinaan yang tepat berperan besar dalam menunjang perkembangan performa para atlet muda tersebut.
“Keberhasilan Raymond dan Joaquin merupakan bukti bahwa prestasi dunia lahir dari proses pembinaan yang konsisten, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dukungan terhadap PBSI, bagi BNI merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul Indonesia yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia. Kami bangga melihat atlet-atlet muda Indonesia tumbuh, berkembang, dan mampu bersaing dengan pemain terbaik dunia. Capaian ini sekaligus memperkuat keyakinan bahwa dengan ekosistem pembinaan yang tepat, Indonesia akan terus melahirkan generasi juara yang menjaga tradisi prestasi bulu tangkis nasional,” ujar Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI.
Perjalanan Raymond dan Joaquin ke final diwarnai kemenangan besar atas unggulan kedua dunia asal Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik. Selain itu, mental bertanding yang tangguh diperlihatkan saat mengalahkan pasangan Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi lewat laga ketat tiga gim di babak perempat final.
Pada pertandingan final Indonesia Open 2026, Raymond dan Joaquin dijadwalkan menghadapi pasangan Malaysia lainnya, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin. Ganda putra Malaysia tersebut lolos setelah menumbangkan wakil Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae.
Kabar positif juga datang dari sektor ganda putri lewat penampilan pasangan muda Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum. Langkah mereka terhenti di semifinal setelah memberikan perlawanan kompetitif melawan pasangan nomor satu dunia asal Tiongkok, Liu Sheng Shu dan Tan Ning, dengan skor akhir 17-21 dan 16-21.
Manajemen sponsor menilai partisipasi hingga semifinal turnamen level Super 1000 ini menjadi pengalaman berharga bagi ganda putri muda nasional. Keberanian Rachel dan Febi dalam menghadapi pemain elite dunia dipandang sebagai modal penting untuk perkembangan masa depan mereka.
“Rachel dan Febi telah menunjukkan semangat juang, keberanian, serta kualitas permainan yang patut diapresiasi. Menghadapi pasangan nomor satu dunia tentu bukan tantangan yang mudah, namun mereka mampu tampil kompetitif dan memberikan perlawanan terbaik. Kami optimistis pengalaman ini akan menjadi bekal penting bagi perkembangan mereka ke depan,” ujar Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI.
Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menyokong PBSI dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet nasional dari usia dini hingga level elite dunia. Langkah ini dilakukan demi menciptakan keberlanjutan prestasi bulu tangkis Indonesia di panggung global melalui proses yang terencana.
“BNI meyakini bahwa prestasi internasional tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mendukung PBSI dalam menciptakan ekosistem yang memungkinkan atlet-atlet muda Indonesia berkembang dan mencapai potensi terbaiknya. Dukungan terhadap pembinaan olahraga merupakan bagian dari kontribusi BNI dalam menyiapkan generasi unggul Indonesia yang mampu berprestasi, berdaya saing global, serta mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” ujar Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI.