Roy Keane Sebut Jack Wilshere Pemain Paling Overrated di Planet Ini

Share

Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, dikenal sebagai sosok yang tidak pernah ragu melontarkan kritik tajam saat bekerja sebagai pundit televisi.

Komentar paling keras pernah dikeluarkan pria asal Republik Irlandia itu ketika menyebut seorang gelandang Inggris sebagai pemain paling overrated di planet ini.

Sosok yang dimaksud oleh Keane adalah Jack Wilshere, mantan playmaker Arsenal yang sempat digadang-gadang menjadi masa depan sepak bola Inggris, seperti dilansir dari Bola.

Keane, yang membantu MU memenangi tujuh gelar Premier League di bawah asuhan Alex Ferguson, memang memiliki reputasi sebagai komentator yang blak-blakan.

Mantan manajer legendaris MU, Alex Ferguson, pernah menggambarkan karakter Keane secara gamblang dalam autobiografi keduanya pada 2013.

"Bagian tubuh Roy yang paling keras adalah lidahnya. Dia punya lidah paling tajam yang bisa Anda bayangkan," tulis Ferguson.

"Dia bisa menjatuhkan mental orang paling percaya diri di dunia hanya dalam hitungan detik. Dia sosok yang intimidatif dan garang," imbuh manajer legandaris tersebut.

Wilshere menjadi satu di antara pemain yang pernah merasakan langsung kerasnya kritik Keane.

Komentar pedas tersebut muncul setelah Arsenal menelan kekalahan 1-2 dari Ostersunds FK pada fase gugur Liga Europa, Februari 2018.

Walaupun Arsenal tetap lolos ke babak 16 besar berkat kemenangan agregat 4-2, Keane sangat kecewa dengan penampilan Wilshere yang saat itu menjadi kapten.

"Sya selalu berpikir, ketika Wilshere jadi kapten tim Anda, bagi saya dia mungkin pemain paling overrated di planet ini," kata Keane.

Kritikan tajam tersebut langsung memicu respons dari manajer Arsenal kala itu, Arsene Wenger.

"Sangat sulit mendengar komentar seperti itu. Saya sangat menghargai Wilshere," ujar Wenger kepada wartawan.

"Anda boleh punya opini sendiri. Jack bermain tadi malam, tetapi memang tidak tampil terlalu baik."

"Itu jelas bukan salah satu penampilan terbaiknya. Roy Keane juga tahu hal seperti itu bisa terjadi kepada siapa saja," imbuh manajer asal Prancis itu.

Karier Jack Wilshere Setelah dari Arsenal

Beberapa bulan setelah momen tersebut, Wilshere meninggalkan Arsenal dan bergabung secara permanen dengan West Ham United pada musim panas 2018.

Namun, cedera yang terus berdatangan membuat perkembangan gelandang Inggris tersebut tidak pernah benar-benar mencapai potensi besarnya.

Selama berkarier di Premier League, Wilshere mencatatkan 182 penampilan dengan torehan delapan gol dan 18 assist.

Wilshere terakhir kali bermain untuk Timnas Inggris pada 2016 dengan mengoleksi total 34 caps dan mencetak dua gol sejak periode 2010.

Kini, di usia 34 tahun, Wilshere mulai meniti karier sebagai pelatih dan ditunjuk sebagai manajer tim utama Luton Town pada Oktober 2025.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author